PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mulai mendorong pengembangan kelapa genjah sebagai komoditas unggulan baru di kawasan pesisir. Komoditas tersebut dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sekaligus dapat mendukung program ketahanan pangan.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan karakteristik wilayah pesisir di PPU dinilai sesuai untuk budidaya kelapa genjah. Selain produktif, tanaman tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena permintaan pasar terus meningkat.
“Kita berharap penanaman kelapa genjah ini bisa kita kembangkan, khususnya di Penajam Paser Utara karena kita memiliki wilayah pesisir. Kita melihat ini salah satu tanaman produktif yang sebetulnya memiliki nilai keekonomian yang luar biasa,” kata Mudyat beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pengembangan kelapa genjah tidak boleh berhenti pada tahap penanaman awal, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kita berharap ini bukan hanya menjadi awal yang kemudian berhenti begitu saja. Kita berharap program ini terus berlanjut sehingga bisa menyejahterakan masyarakat Penajam Paser Utara,” ujarnya.
Mudyat menjelaskan peluang pasar kelapa masih terbuka lebar, terutama untuk memenuhi kebutuhan ekspor yang hingga kini terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi daerah untuk mengembangkan komoditas perkebunan yang memiliki nilai tambah.
“Sebetulnya kebutuhan kelapa untuk ekspor secara nasional itu masih sangat tinggi. Karena itu kelapa genjah memiliki peluang ekonomi yang sangat baik untuk dikembangkan,” tuturnya.
Selain prospek pasar, pemerintah daerah juga melihat pengembangan kelapa genjah sejalan dengan upaya diversifikasi komoditas perkebunan di PPU. Selama ini, sebagian besar wilayah pesisir masih didominasi tanaman kelapa dalam maupun komoditas lainnya yang produktivitasnya mulai menurun.
Mudyat menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian juga membuka peluang bagi petani untuk melakukan peremajaan (replanting) tanaman kelapa menjadi varietas kelapa genjah yang dinilai lebih produktif dan memiliki masa panen lebih cepat.
Pemkab PPU berharap pengembangan kelapa genjah dapat menjadi salah satu alternatif sumber pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perkebunan sebagai penopang perekonomian daerah.
“Program ini tentu berkaitan dengan ketahanan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua itu saling berhubungan,” pungkasnya.
Pewarta: Robbi Lalat



