NUSANTARA – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan langsung meninjau sejumlah proyek strategis pembangunan, Selasa (30/12/2025).
Masjid Negara menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Wapres Gibran. Sebelumnya, ia sempat singgah di Excelso, salah satu gerai kopi di seberang Istana Negara sebelum melanjutkan agenda peninjauan.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, serta Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur, Evry Meiliala, menjelaskan bahwa pembangunan Gedung dan Kawasan Masjid Negara hampir rampung.
“Realisasinya sampai saat ini sudah 98.40 persen,” jelas Evry Meiliala.
Setelah meninjau Masjid Negara, Wapres Gibran melanjutkan kunjungan ke Gereja Basilika, sebelum menuju Istana Wakil Presiden. Di lokasi istana, Wapres juga menyempatkan diri menikmati pemandangan matahari terbenam dari kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kunjungan kerja Wapres Gibran di IKN dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (31/12/2025). Selain agenda di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Wapres juga direncanakan meninjau pembangunan Pasar Sepaku di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Dikutip dari siaran pers Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Wapres Gibran bersama Ibu Selvi Ananda bertolak ke IKN menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing NG TNI AU dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa pagi pukul 09.50 WIB.
Setibanya di IKN, Wapres disambut oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, serta Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro.
Kunjungan kerja ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2025, namun sempat ditunda karena Wapres harus melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Sumatera yang terdampak bencana banjir.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R




