spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Calon PKD Minim, Bawaslu Siapkan Opsi Perpanjang Rekrutmen

PENAJAM – Pendaftar Pengawas kelurahan/desa (PKD) untuk Pemilu 2024 di Penajam Paser Utara (PPU) hingga saat ini masih minim. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU tengah mempersiapkan perpanjangan masa pendaftaran.

Setidaknya Bawaslu PPU membutuhkan 54 orang untuk menjadi PKD. Mereka akan bertugas untuk mengawasi jalannya tahapan Pemilu 2024 mendatang.

“Perkembangan sampai hari ketiga itu pendaftaran memang berjalan cukup standar tidak berjalan cepat,” ujar Ketua Bawaslu PPU, Edwin Irawan, Selasa (17/1/2023).

Bawaslu PPU mulai membuka pendaftaran PKD sejak 14 Januari hingga 19 Januari 2023 mendatang. Namun, hingga saat ini kuota yang dibutuhkan belum terpenuhi.

PKD sendiri mulai akan betugas sejak tahapan pemilu dimulai pada sekira Februari 2023 nanti. Setiap desa/kelurahan dibutuhkan satu orang PKD. Maka itu diperlukan 54 orang di seluruh PPU.

“Hingga saat ini, pendaftar baru mencapai 29 orang. Itupun, masih ada desa/kelurahan yang pendaftarnya kosong, terutama di daerah Kecamatan Sepaku. Dari 15 desa/kelurahan di Sepaku, pendaftaran yang masuk baru 5 orang,” jelasnya.

Baca Juga:   Bijak Dorong Pemkab PPU Berikan Jaminan Kesehatan untuk Para Nelayan

Kurangnya pendaftar PKD ini, menurutnya karena juga telah berlangsung banyak perekrutan tenaga pengawas baik ad hoc di PPU. Seperti Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) sebelumnya.

Oleh karena itu, sangat memungkinkan Bawaslu PPU melakukan perpanjangan waktu pendaftaran. Yang pasti apabila kuota yang dibutuhkan belum terpenuhi. “Besar kemungkinan akan melakukan perpanjangan masa pendaftaran,” tandas Edwin.

Sekadar informasi, beberapa desa/kelurahan di Kecamatan Sepaku yang pendaftarnya masih nihil yakni, Desa Binuang, Bukit Raya, Bumi Harapan, Karang Jinawi, Semoi Dua, Sukaraja, Suko Mulyo, Wonosari, Mentawir, dan Pemaluan.

Kemudian di Kecamatan Penajam juga masih ada beberapa desa/kelurahan seperti, Desa Giripurwa, Sidorejo, Bukit Subur, Kelurahan Gersik, Kelurahan Jenebora, Kelurahan Lawe-lawe, Kelurahan Nipah-nipah, Kelurahan Pantai Lango, Kelurahan Penajam, Kelurahan Petung, Riko, Saloloang, Sepan, Sesumpu, dan Kelurahan Sotek.

Sementara untuk Kecamatan Babulu ada Desa Gunung Intan, Sebakung Jaya, Sri Raharja, dan Desa Sumber Sari. “Di Kecamatan Waru juga masih ada desa/kelurahan yang pendaftarnya masih kosong desa Bangun Mulya, Sesulu dan Waru,” pungkasnya. (SBK)

Baca Juga:   Kepala Otoritas IKN, Bambang Susantono Mengundurkan Diri
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER