spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dapat Anggaran Rp 10 Miliar, Kapolda: Jangan Coba-Coba Ganggu Pembangunan IKN

PENAJAM – Kapolda Kaltim, Irjen Pol Imam Sugianto meminta untuk setiap pihak mendukung jalannya pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan ia menegaskan untuk tidak ada yang berani coba-coba untuk mengganggu program strategis nasional (PSN) ini sejak pembangunan.

Bersama jajarannya, melakukan roadshow awal tahun dengan kunjungan kerja ke Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (12/01/2023). Setibanya, ia langsung disambut dengan prosesi tepung tawar sesuai dengan adat setempat.

Dilanjutkan dengan menerima jajar kehormatan dan disambut langsung oleh Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan bersama Bupati PPU Hamdam Pongrewa. Hadir pula Ketua DPRD PPU Syahruddin M Noor, Wakil Ketua I DPRD PPU Raup Muin, Wakil Ketua II DPRD PPU Hartono Basuki, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi.

Kegiatan dilanjutkan dengan coffee morning dan peresmian sarana operasional berupa speed boat milik kepolisian. Rombongan juga mengunjungi stand pameran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU dan stan milik Bhayangkari PPU. Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan intern kepolisian yang digelar di Gedung Mapolres PPU.

Baca Juga:   Isran Sebut IKN Kebahagiaan Masyarakat Kaltim, Hadiri Rapat Paripurna HUT Kaltim ke-66

Usai kegiatan, Imam Sugianto kepada media ini mengatakan bahwa dalam kunjungan kerja tersebut pihaknya fokus dalam pembahasan progres pembangunan infrastruktur IKN di Kecamatan Sepaku. Seiring dengan pembangunan tahap awal tersebut, ia meminta Polres PPU serta Forkopimda PPU harus ada kerjasama atau sinergitas dalam mengawal pembanguan IKN tersebut.

“Kami juga memberikan arahan kepada jajaran Polres PPU. Yang paling utama pengamanan IKN. Di tahun 2023 ini operasi mahakam tetap dilanjutkan dengan penambahan personel,” sebutnya.

Berkaitan dengan ini, ia juga menyebutkan Polda Kaltim mendapatkan anggaran pengamanan IKN sebesar Rp 10 miliar dari Mabes Polri. “Kita juga telah dipenuhi anggaran dari Mabes Polri kurang lebih Rp 10 Millar untuk pengamanan di tahun 2023 ini,” sambungnya.

Beberapa peningkatan pengawasan itu berkaitan dengan pengamanan distribusi material pembangunan IKN. Yang dilakukan melalui jalur laut. Sehingga pengamanan lalu lintas perairan terutama Teluk Balikpapan dianggap berjalan aman.

Baca Juga:   Pusat Oleh-Oleh IKN Center Kuta Rekan Tatau, Pasar Produk UMKM Lokal PPU

“Bagaimana kita mengelola jalur itu supaya tidak terjadi kecelakaan dan gangguan. Hal ini sudah dibicarakan secara intensif dan mudah-mudahan pelaksanaannya nanti tidak ada kendala. Itu yang kita bicarakan dengan stakelholder terkait. Sudah dibahas secara insentif, semoga pelaksanaan pengamanan logistik IKN tidak ada kendala,” jelas Imam.

Selain itu Jenderal bintang dua ini menegaskan intruksi pada Polres PPU untuk meningkatkan penindakan yang ada di wilayah kerjanya. Untuk seluruh tindak kejahatan yang terjadi di kawasan IKN, khususnya, harus dijadikan sebagai kasus yang diprioritaskan.

“Sekecil apa pun kejadian yang terjadi di kawasan IKN, harus dijadikan kasus menonjol dan harus diungkap. Kapolres PPU sudah melaporkan ada tiga kasus (pencurian, penganiayaan dan narkoba yang terjadi di kawasan IKN) sudah terungkap. Ini juga diekspos biar menjadi landasan ke depan. Jangan sampai ada yang coba-coba mengganggu pembangunan IKN,” tutupnya. (SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER