PPU – Zainal Arifin resmi kembali memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk periode 2025–2030. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) PAN se-Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda, Sabtu (8/11/2025).
Musda tersebut menjadi momentum pembaruan struktur dan arah politik partai berlambang matahari terbit itu di seluruh daerah. Di bawah kepemimpinan Zainal, PAN PPU menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi internal dan memperluas jangkauan partai hingga ke tingkat desa.
Zainal menegaskan, langkah awal kepengurusan baru akan difokuskan pada pembentukan struktur partai yang solid serta kaderisasi di seluruh daerah pemilihan (dapil).
“Kami menargetkan minimal satu dapil satu kursi di Pemilu 2029. Untuk itu, kami akan bentuk kepengurusan yang benar-benar siap bekerja dan turun langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat internal partai, PAN PPU di bawah kepemimpinannya juga akan aktif memperjuangkan isu-isu yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi daerah.
“Kami ingin PAN hadir sebagai solusi, bukan sekadar partai politik. Isu ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat akan menjadi fokus kami,” tambahnya.
Dengan semangat pembaruan itu, PAN PPU di bawah kepemimpinannya, Zainal meyakinkan akan membawa arah baru partai dan memperkuat posisi PAN di tingkat lokal maupun provinsi.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya para ketua DPD baru, termasuk di PPU. Ia menilai regenerasi di tubuh PAN merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur partai menjelang kontestasi politik mendatang.
“Kami berharap seluruh ketua DPD yang baru, bisa segera membangun konsolidasi dan memperkuat basis massa hingga ke ranting-ranting,” tegas Erwin.
Erwin yang juga Ketua Badan Saksi Nasional DPP PAN menegaskan, seluruh DPD di Kaltim diminta bergerak sejak dini dan tidak menunggu momentum pemilihan.
“Turun ke masyarakat sejak sekarang. Dengarkan aspirasi rakyat, karena PAN harus hadir di tengah kehidupan warga, bukan hanya saat kampanye,” tutup Erwin.
Pewarta: Robbi Lalat




