PPU — Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah PPU. Penegasan ini disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran BPBD di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2025), bertepatan dengan peringatan ulang tahunnya ke-57.
Menurut Waris, kesiapan personel harus dibarengi dengan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung agar respons terhadap bencana berjalan optimal.
“Kesiapan personel saja tidak cukup. Kita juga harus memastikan bahwa semua fasilitas penunjang seperti kendaraan operasional, alat pemadam, logistik darurat, dan sistem komunikasi dalam keadaan optimal. Ketika terjadi bencana, tidak ada ruang untuk persiapan mendadak,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelatihan rutin dan simulasi kebencanaan agar tim BPBD dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Waris menyebut, wilayah PPU rentan terhadap berbagai jenis bencana seperti kebakaran lahan, banjir, dan tanah longsor. Oleh karena itu, BPBD harus siap menjadi garda terdepan dalam mitigasi dan penanganan darurat.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala BPBD PPU Kuncoro bersama puluhan personel, dan dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi serta penguatan koordinasi lintas sektor.
“Saya percaya, dengan kerja keras dan semangat gotong royong, BPBD bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Kita harus terus bergerak cepat, tepat, dan tanggap demi keselamatan masyarakat,” pungkas Waris.
Penyunting: Robbi Lalat



