Upacara HUT RI ke-80 Dipusatkan di Jakarta, IKN Gelar Peringatan Alternatif

NUSANTARA – Pemerintah secara resmi memutuskan bahwa upacara kenegaraan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025, akan dipusatkan di Jakarta. Dengan demikian, Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Kalimantan Timur, tidak akan menjadi lokasi upacara kenegaraan seperti tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Meski tidak menjadi lokasi upacara kenegaraan, IKN tetap akan menyelenggarakan upacara internal dan berbagai kegiatan peringatan HUT RI, termasuk sejumlah event nasional yang berskala besar.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu juga sempat menyatakan bagwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat terkait pelaksanaan upacara di IKN.

“Kami masih tunggu arahan pemerintah pusat terkait itu,” ujar Basuki baru-baru ini.

Namun, sebagai bentuk partisipasi, Otorita IKN tetap menggelar sejumlah kegiatan menyambut HUT RI ke-80. Salah satunya adalah Pekan Olahraga dan Seni Nusantara (Porsentara), yang melibatkan seluruh pegawai Otorita IKN. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada 4 Juli 2025, dan bertujuan membangun karakter serta mempererat kebersamaan.

Baca Juga:   Apresiasi Pemberian Bonus Petugas Kebersihan, Komisi I DPRD PPU Kawal Proses Pencairan

Deputi Sosial, Budaya, dan Sumber Daya Manusia Otorita IKN, Alimuddin, mengungkapkan IKN juga akan menjadi tuan rumah Kongres Indonesian Diaspora Network (IDN) ke-8 pada awal Agustus 2025.

“Jadi orang-orang Indonesia yang berada di luar negeri akan kongres di sini (IKN). Ratusan orang akan hadir,” jelasnya, Minggu (13/7/2027).

Kongres ini mengusung tema “Bersama Diaspora Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia untuk Semua”, dengan sejumlah agenda utama. Di antaranya, penanaman pohon dan Eco Fashion Nusantara serta juga akan diadakan Festival Sumpit Nusantara di IKN.

“Mudah-mudahan bisa internasional. Mungkin ada peserta Malaysia juga ikut,” ujarnya.

Tak hanya itu, IKN juga akan menjadi lokasi ajang Putri Pariwisata Indonesia 2025, yang digelar 16–27 Agustus 2025. Finalis dari berbagai daerah akan bersaing dalam tiga kategori: Putri Pariwisata Indonesia, Putri Bumi Indonesia, dan Putri Pariwisata Nusantara, dengan fokus pada pelestarian alam dan pariwisata berkelanjutan.

Nabila Putri Giswatama, Putri Pariwisata Benuo Taka 2024 dari Penajam Paser Utara (PPU) akan mewakili Kalimantan Timur dalam ajang nasional tersebut.

Baca Juga:   Bahas Isu-Isu Strategis di Nusantara, Otorita IKN Hadiri FGD Staf Khusus Presiden RI dengan Berbagai Stakeholder

Para finalis tidak hanya berkompetisi dalam aspek penampilan, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian alam dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Pewarta : Riski Maulana
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.