Penajam Paser Utara – Turnamen Tenis Lapangan Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) Cup II resmi dibuka di Lapangan Tenis Pemkab PPU, Selasa (7/4/2026). Kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi ajang mempererat sinergi lintas sektor sekaligus pembinaan prestasi olahraga.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, ditandai dengan pemukulan bola pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres, jajaran pejabat utama Polres PPU, unsur Forkopimda, Ketua KONI, serta para atlet dan undangan dari berbagai kalangan.
Peserta turnamen berasal dari unsur TNI-Polri, instansi pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat umum. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Dalam sambutannya, Andreas menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari siapa yang terbaik di lapangan, tetapi menjadi wadah untuk mempererat sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat,” ujarnya.
Andreas menjelaskan, terdapat tiga tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini, yakni memperkuat silaturahmi dan komunikasi lintas sektor, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan melalui olahraga, serta menjadi ajang pembinaan atlet tenis lapangan di daerah.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Selain itu, Andreas meminta wasit dan panitia menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan objektif agar turnamen berjalan dengan baik.
Turnamen Kapolres PPU Cup II dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Bermainlah dengan hati, tetap dengan kepala dingin, hormati lawan dan keputusan wasit. Kemenangan itu penting, namun persahabatan jauh lebih utama,” tegasnya.
Penyunting: Robbi Lalat





