Sudah Diresmikan Sejak Awal 2025, Puskesmas Maridan Sepaku Belum Juga Difungsikan

PPU – Gedung baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Maridan yang dibangun untuk melayani warga di dua desa dan dua kelurahan sekitar kawasan PT ITCI, hingga Juli 2025 ini belum juga digunakan. Padahal, peresmiannya telah dilakukan pada 4 Februari 2025 oleh Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Zainal Arifin.

Bangunan dua lantai berwarna krem dengan aksen cokelat tua itu berdiri kokoh di tepi Jalan ITCI kilometer 6, masuk wilayah Desa Binuang, Kecamatan Sepaku. Lokasinya berada di sisi kiri jalan dari simpang empat Kelurahan Pemaluan, sebelum Gang Impres.

Pantauan media ini pada Rabu (9/7/2025) siang, kondisi bangunan tampak kosong. Di dinding luar ruangan instalasi gawat darurat (IGD), terpasang prasasti peresmian lengkap dengan nama dan tanda tangan Pj Bupati. Bagian dalam bangunan terlihat belum terisi penuh, hanya beberapa meja dan kursi besi di ruang depan. Lantainya terlihat berdebu, dan sebuah tandon air ditempatkan di dalam gedung.

Di bagian belakang, pintu besi tergembok rapat. Tampak dua buah tandon air berukuran 2.200 liter – satu berwarna kuning dan satu oranye – terhubung dengan paralon dari atap untuk menampung air hujan.

Baca Juga:   Mantab! 100 Musisi Meriahkan Pembukaan Pesta Rakyat HUT Ke-21 PPU

Puskesmas ini diresmikan bersamaan dengan sejumlah puskesmas lain di Kecamatan Sepaku, berbarengan dengan peresmian Gedung C RSUD Sepaku pada Februari lalu. Namun hingga kini, belum ada pelayanan kesehatan yang berjalan.

Padahal, fasilitas pendukung seperti listrik dan pendingin ruangan telah terpasang. Sebuah gardu listrik juga dibangun khusus di sisi samping gedung untuk menunjang operasional puskesmas.

Menurut warga, persoalan utama yang membuat gedung ini belum difungsikan adalah ketersediaan air bersih. “Airnya yang masih susah. Paling cuma ngandalin air hujan aja,” kata Hartatik, salah satu warga.

Ia juga menyebut ada kabar yang beredar bahwa mesin air sempat hilang dicuri. “Dengar dari orang-orang sih, yang cerita,” tambahnya.

Sumber lain membenarkan bahwa persoalan air bersih memang jadi kendala utama. Disebutkan bahwa saat ini air baku tengah diupayakan oleh badan usaha milik desa bersama PT ITCI, yang merupakan perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga:   FKMK PPU Balikpapan Resmi Dilantik, Tohar Harap Jadi Wadah Silaturahmi Mahasiswa

“Puskesmas itu mau dibangunkan WTP (Water Treatment Plant/Instalasi Pengolahan Air), tapi menunggu ketersediaan air bakunya gitu sih waktu rapat di ITCI,” ungkapnya.

Selain air, sejumlah bagian atap bangunan juga dilaporkan mengalami kebocoran saat hujan deras.

Sebagai informasi, pembangunan gedung baru Puskesmas Maridan dilakukan pada tahun 2024 lalu sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan sekaligus menyambut pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tiga puskesmas lain di Kecamatan Sepaku juga mendapatkan gedung baru, yaitu Puskesmas Sepaku I, Puskesmas Sepaku III, dan satu lainnya, dengan nilai proyek mencapai miliaran rupiah.

Wilayah kerja Puskesmas Maridan mencakup Kelurahan Pemaluan, Kelurahan Maridan, Desa Binuang, dan Desa Telemow. Saat ini, pelayanan masih berlangsung di bangunan lama yang berada di Jalan ITCI kilometer 4,5, wilayah Desa Telemow.

Puskesmas ini menjadi andalan masyarakat setelah era kejayaan PT International Timber Corporation Indonesia (ITCI) berakhir. Dahulu, seluruh layanan kesehatan ditangani oleh rumah sakit milik perusahaan tersebut.

Pewarta: Riski Maulana
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.