Nusantara – Sebanyak ratusan siswa SMA Nasional KPS Balikpapan mengunjungi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (7/4/2026), dalam rangka studi edukasi. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk mengenal langsung pembangunan ibu kota baru sekaligus mengikuti kegiatan lingkungan.
Rombongan siswa yang berasal dari kelas X hingga XII tersebut tiba menggunakan sedikitnya empat bus. Mereka tampak antusias menjelajahi sejumlah titik di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN dengan mengenakan seragam khas berwarna oranye-abu.
Selama kegiatan, para siswa tidak hanya melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas, tetapi juga terlibat dalam penanaman pohon di kawasan hutan kota sebagai bagian dari edukasi lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa terkait pembangunan nasional, khususnya pengembangan IKN sebagai pusat pemerintahan baru.
SMA Nasional KPS Balikpapan sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Balikpapan. Pada 2025, sekolah ini mencatatkan prestasi dengan 13 siswanya diterima di berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Beberapa di antaranya diterima di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Mulawarman, serta Institut Teknologi Kalimantan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa dapat memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan di IKN.
Salah satu siswi kelas X, Una, mengaku terkesan dengan suasana dan konsep pembangunan IKN.
“Seru pastinya. Juga bisa memandangi bangunan-bangunannya. Suasanya cakep. Jadi futuristik banget,” ucap Una.
Ia menjelaskan, dalam kunjungan satu hari tersebut, para siswa mengunjungi sejumlah lokasi strategis, seperti multifunctional hall, kawasan hutan kota, Istana Negara, serta Taman Kusuma Bangsa.
“Tadi sudah kunjungi itu, multifunctional hall. Terus kita juga sudah menanam pohon-pohon di hutan kota yang di bukit sana. Terus ke Istana Negara, sama Taman Kusuma Bangsa ini,” ujarnya.
Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat



