PENAJAM PASER UTARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar aksi bersih lingkungan di kawasan Pasar Petung, Jumat (17/7/2026), dalam rangka Gerakan Langit Biru menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 200 kilogram sampah sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Aksi bersih lingkungan dipimpin langsung Ketua DPC Partai Demokrat PPU, Jhon Kenedy, dan diikuti Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD PPU Syarifuddin HR serta Bijak Ilhamdani, jajaran pengurus, kader, organisasi sayap Partai Demokrat, Kelurahan Petung, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Petung, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-52 Universitas Mulawarman, Kapospol Petung, serta masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 Wita dari halaman Kantor Kelurahan Petung. Seluruh peserta kemudian berjalan menuju Pasar Petung sambil memungut sampah di sepanjang ruas jalan hingga area pasar.
Selain membersihkan lingkungan, peserta juga mengajak pedagang dan masyarakat membiasakan membuang sampah pada tempatnya sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Ketua DPC Partai Demokrat PPU, Jhon Kenedy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Langit Biru yang dilaksanakan serentak oleh Partai Demokrat di seluruh Indonesia menjelang HUT ke-25.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari rangkaian menyongsong Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat. Kami mengusung tema Langit Biru dan mendapat arahan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.
Menurut Jhon, aksi bersih-bersih berhasil mengumpulkan hampir 200 kilogram sampah dari kawasan Pasar Petung dan sekitarnya.
“Kalau kita melihat hasilnya, hampir 200 kilogram, bahkan lebih. Dampaknya tentu kami harapkan bisa membangun kesadaran masyarakat. Tema Langit Biru ini memang bertujuan menghadirkan kegiatan yang benar-benar menyentuh masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
“Dalam kegiatan bakti sosial ini kami ingin membantu masyarakat membersihkan lingkungan sekaligus mengajak mereka membiasakan hidup bersih,” ucapnya.
Jhon menambahkan, rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat tidak berhenti pada aksi bersih lingkungan. Hingga puncak peringatan, DPC Partai Demokrat PPU akan menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti olahraga bersama, bakti kesehatan, donor darah, penanaman pohon, hingga pembagian sembako.
Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD PPU, Syarifuddin HR, berharap aksi tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mulai menjaga kebersihan dari lingkungan terkecil.
“Mudah-mudahan masyarakat Petung melihat kegiatan ini dan mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Paling tidak menjaga kebersihan rumah masing-masing, karena kita semua memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Syarifuddin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang dilaksanakan serentak oleh seluruh pengurus di Indonesia. Namun, menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya partai politik.
“Program ini merupakan instruksi DPP yang dilaksanakan oleh DPD dan DPC se-Indonesia. Tetapi menjaga kebersihan bukan hanya tugas Demokrat. Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama turun ke lapangan agar partai semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD PPU, Bijak Ilhamdani. Ia menilai Gerakan Langit Biru menjadi simbol dukungan terhadap aktivitas yang ramah lingkungan sekaligus mendorong kolaborasi lintas elemen masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan simbol dukungan terhadap aktivitas ramah lingkungan sesuai tema Langit Biru. Ini juga merupakan instruksi DPP dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat,” katanya.
Menurut Bijak, keterlibatan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, mahasiswa, aparat, dan warga menjadi modal penting dalam membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Hari ini bukan hanya Demokrat yang terlibat. Ada unsur kelurahan, tokoh masyarakat, mahasiswa, instansi pemerintah, dan masyarakat. Artinya, ini adalah kolaborasi. Harapan kami, kegiatan hari ini menjadi pemantik sehingga ke depan aktivitas menjaga lingkungan bisa terus berlanjut di tempat-tempat lainnya,” tutupnya.
Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat



