NUSANTARA – Rumah Pendidikan Bukit Raya (BR) di Kecamatan Sepaku, wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), resmi menjalin kolaborasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kerja sama ini menandai langkah awal dalam mempersiapkan Rumah Pendidikan Bukit Raya sebagai pilot project gerakan nasional “Rumah Pendidikan” di Kalimantan Timur. Program tersebut bertujuan memperluas akses belajar berbasis komunitas di berbagai daerah, termasuk kawasan penyangga IKN.
Rapat koordinasi antara Rumah Pendidikan Bukit Raya dan Pusdatin Kemendikdasmen digelar secara daring di Ruang Digital Desa Bukit Raya, Senin (13/10/2025).
Ketua Rumah Pendidikan Bukit Raya, Sarinah, menyampaikan kesiapan para relawan pengajar yang akan memulai kegiatan pembelajaran berfokus pada Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM).
“Kami siap. Materinya ada Bahasa Inggris, Matematika, IPA dan Coding. Serta, Bahasa Indonesia dan kegiatan literasi setiap Jumat,” terang Sarinah yang juga salah seorang guru SD Negeri 020 Sepaku.
Perwakilan Pusdatin Kemendikdasmen, Nur Malik Maulana, menegaskan dukungan dari Pusdatin Kemendikdasmen akan diwujudkan melalui penyediaan konten pembelajaran digital, pelatihan daring (coaching) bagi relawan pengajar, serta akses ke platform “Ruang Murid” yang berisi ribuan materi edukatif.
“Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Bukit Raya dan sekitarnya untuk terus belajar dan berkembang bersama, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pusat pendidikan masyarakat di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara,” tuturnya.
Rumah Pendidikan Bukit Raya mengusung komitmen “Belajar tak selalu di dalam kelas, karena setiap sudut desa dapat menjadi rumah ilmu dan inspirasi”. Bagi yang ingin mengikuti pembelajaran oleh rumah pendidikan ini, bisa datang langsung Senin-Sabtu. Pukul 15.00 Wita- 18.00 Wita. Di ruang Multimedia Desa Bukit Raya.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R




