KUTAI KARTANEGARA – Meski belum diresmikan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sanga-Sanga di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, telah menjelma menjadi ruang publik favorit warga. Setiap sore, ribuan masyarakat memadati taman seluas 1,2 hektare ini untuk berolahraga, bersantai, hingga berkumpul bersama keluarga.
RTH yang berada di kawasan strategis dekat Jembatan Sanga-Sanga tersebut dalam beberapa pekan terakhir tampak selalu ramai sejak sore hingga menjelang waktu maghrib. Warga memanfaatkan berbagai fasilitas yang sudah tersedia, meskipun taman ini belum diresmikan secara resmi oleh pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Kukar berencana meresmikan RTH Sanga-Sanga bersamaan dengan peringatan Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga yang rutin digelar setiap 27 Januari. Momentum tersebut merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai historis dan budaya bagi masyarakat setempat.
Penjaga taman mencatat lonjakan jumlah pengunjung setiap sore. Jogging track yang mengelilingi kawasan taman menjadi favorit warga yang berlari maupun berjalan santai. Area rumput sintetis kerap dipenuhi keluarga yang duduk bersantai, sementara lampu-lampu taman yang menyala mulai senja menambah suasana nyaman.
RTH ini dilengkapi dengan area parkir yang luas, toilet umum, serta ruang terbuka yang cukup lapang untuk aktivitas anak-anak. Di tengah kawasan taman berdiri patung Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, berbahan tembaga, yang kini menjadi ikon sekaligus latar berfoto favorit pengunjung.
“Setiap sore saya datang ke sini bersama keluarga. Anak-anak bisa lari-lari di rumput, kami duduk santai sambil mengawasi mereka. Tempatnya asri, nyaman, dan enak buat olahraga,” kata Rina (34), warga Sanga-Sanga yang datang bersama anak dan suaminya, Selasa sore (20/1/2026).
Seiring meningkatnya aktivitas warga, sejumlah pedagang kecil mulai membuka lapak di sekitar taman untuk menjajakan minuman dan jajanan ringan. Kondisi tersebut ikut menambah denyut ekonomi kecil di kawasan RTH.
“Lumayan ramai, banyak orang olahraga dan jalan santai,” ujar Arif (28), salah seorang pengunjung.
Meski fasilitas pendukung seperti kios UMKM permanen dan bangunan serbaguna belum sepenuhnya tersedia, antusiasme masyarakat memanfaatkan ruang hijau ini tetap tinggi. Ke depan, RTH Sanga-Sanga juga direncanakan menjadi lokasi utama pelaksanaan Expo Merah Putih, yang dipusatkan setiap 27 Januari dan selama ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Untuk diketahui, pembangunan RTH Sanga-Sanga dikerjakan secara bertahap sejak 2023 dengan pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Kartanegara. Total alokasi anggaran pada 2025 mencapai sekitar Rp8,8 miliar.
RTH ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1,2 hektare di kawasan strategis dekat Jembatan Sanga-Sanga. Pengembangannya difokuskan pada penataan kawasan, semenisasi, serta penghijauan untuk menciptakan taman kota yang nyaman, representatif, dan ramah bagi masyarakat.
Berdasarkan dokumen pengadaan pemerintah daerah, seluruh anggaran pembangunan RTH Sanga-Sanga dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar. Tahap awal dimulai pada Tahun Anggaran 2023 berupa jasa konsultansi perencanaan dengan pagu sekitar Rp491 juta. Pada 2024, proyek memasuki tahap pelaksanaan fisik awal, sementara pada 2025 dialokasikan anggaran lanjutan pembangunan sebesar Rp8,379 miliar serta pengawasan senilai Rp420,65 juta.
Dengan demikian, total pagu pembangunan dan pengawasan RTH Sanga-Sanga pada 2025 mencapai sekitar Rp8,8 miliar, menandai komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang terbuka hijau yang fungsional, berkelanjutan, sekaligus berpotensi menjadi penggerak ekonomi lokal.
Pewarta: Robbi Lalat




