PPU – Dalam rangka memperingati Hari Nusantara 2025, Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Kecamatan Penajam bersama komunitas Gemar Belajar (Gembel) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar lomba melukis dan lomba puisi bagi anak-anak, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Rumah Adat Kuta Rekan Tatau dan diikuti siswa TK hingga SD se-Kabupaten PPU.
Lomba mengangkat tema “Nusantara Ku di PPU”, sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya dan keindahan alam Nusantara sejak usia dini. Anak-anak tampak antusias menuangkan imajinasi mereka melalui karya lukisan dan untaian puisi.
Ketua Panitia, Dian Ramadhani, mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas sekaligus meningkatkan apresiasi anak-anak terhadap kekayaan budaya dan alam Nusantara, khususnya di wilayah PPU.
“Melalui lomba ini, kami ingin anak-anak lebih mengenal dan mencintai budaya serta keindahan alam Nusantara, khususnya di PPU,” katanya.
Ia menjelaskan, lomba melukis diikuti oleh peserta dari jenjang TK dan SD dengan kategori usia maksimal lima tahun. Sementara lomba puisi diikuti peserta dengan batas usia maksimal 16 tahun.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan dan kreativitas terbaiknya. Dewan juri menilai karya berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain kreativitas, keindahan, serta kesesuaian dengan tema yang diangkat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu semangat anak-anak untuk terus berkreasi dan mengembangkan potensi diri di bidang seni dan sastra.
“Semoga lomba ini dapat menjadi awal bagi anak-anak untuk menjadi seniman dan penyair yang berbakat,” ujar Dian.
Sementara itu, Koordinator Gembel PPU, Achmad Fitriady, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba melukis dan puisi menjadi sarana penting bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan diri secara positif.
“Gembel PPU sangat mendukung kegiatan ini karena dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya dan alam Nusantara,” kata Ady, sapaanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin di Kabupaten PPU.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi tradisi di PPU,” pungkasnya.
Pewarta: Robbi Lalat



