PPU – Pembangunan 21 unit rumah relokasi bagi warga terdampak kebakaran Pasar ITCI di RT 12 Kilometer 5, Kelurahan Maridan, mulai dilaksanakan. Saat ini progres pembangunan memasuki tahap pemasangan pondasi dan rakit besi sloof.
Pekerjaan ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dengan total anggaran sebesar Rp6.962.590.000. Pelaksana fisik proyek adalah CV Rafa Jaya Mandiri, dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Selain relokasi korban kebakaran, lokasi ini juga direncanakan menjadi kawasan relokasi untuk permukiman kumuh.
Lahan proyek berada di RT 6 Jalan Mariko (Maridan–Riko), tepat setelah area pemakaman Muslimin Maridan, dengan luas sekitar 1,5 hektare. Lahan ini telah dibebaskan sebelumnya oleh Perkimtan. Sebanyak 21 unit rumah dibangun sesuai jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran tahun 2022 dan menjadi prioritas penerima bantuan.
Lurah Maridan, Subondo, membenarkan bahwa pembangunan diperuntukkan bagi relokasi korban kebakaran dan kawasan kumuh.
“Itu peruntukannya relokasi kebakaran dan kawasan kumuh,” ujar Subondo, Rabu (23/7/2025). Ia menambahkan, tahun ini dibangun 21 unit, dan ke depan rencananya akan ditambah untuk relokasi kawasan kumuh.

Terkait rumah relokasi kebakaran, Subondo menegaskan bahwa penerima hanya yang berstatus pemilik rumah terdampak kebakaran, bukan penyewa.
“Kalau yang nyewa, tidak. Mereka juga sudah diberi bantuan sewa rumah dari pemerintah,” tegasnya.
Bantuan dimaksud berupa dana sewa selama satu tahun. Kepala BPBD PPU, Marjani, pada November 2022 menyatakan bahwa pemerintah daerah memberikan bantuan uang sewa kepada 21 KK korban kebakaran, dengan total anggaran sekitar Rp163 juta.
Subondo juga mengungkapkan bahwa rencana relokasi kawasan kumuh di titik yang sama memang mendesak. Selama 1 tahun 7 bulan ia menjabat, tercatat ada dua rumah ambruk akibat struktur bangunan tua yang tidak berbahan ulin.
“Titik kawasan kumuh itu berada di sekitar Kantor Kelurahan hingga Tanjung atau arah pesisir,” jelasnya. Di lahan relokasi RT 6 tersebut, ke depan direncanakan dibangun hingga 58 unit, termasuk 21 unit untuk korban kebakaran Pasar ITCI.

Foto: Sisa tonggak rumah yang hangus akibat kebakaran pada 2022 di Pasar ITCI Kilometer 5 RT 12 Maridan. (Riski/Media Kaltim)
Warga sekitar, Irwan, menyambut baik proyek pembangunan ini. “Lokasinya di RT 6, Kang. Ini rumah bagi korban kebakaran beberapa tahun lalu di pasar kilo 5 ITCI,” ujarnya. Irwan juga sempat membagikan foto lokasi proyek dan menjelaskan bahwa pembangunan diperuntukkan bagi korban kebakaran di RT 12.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerja tengah merakit besi sloof dan mengerjakan pondasi batu gunung. Sebuah ekskavator mini juga tampak digunakan untuk perataan tanah. Di papan proyek tertulis: “Pembangunan Rumah Relokasi Kelurahan Maridan – Standar Pelayanan Minimum.”
Proyek ini ditandatangani pada 25 Juni 2025 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender, sehingga ditarget selesai pada November 2025.
Pewarta: Riski Maulana
Penyunting: Robbi Lalat



