PENAJAM PASER UTARA – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima anggaran lebih dari Rp13 miliar melalui program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat pada 2025.
Anggaran tersebut disalurkan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam beberapa tahap. Pada tahap kedua, PPU memperoleh sekitar Rp4,2 miliar untuk revitalisasi delapan sekolah, terdiri dari satu PAUD, lima SD, dan dua SMP.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU, Ricci Firmansyah, mengatakan pada tahap berikutnya PPU kembali mendapat tambahan anggaran hampir Rp10 miliar.
“Alhamdulillah di tahap ketiga kami mendapatkan penambahan lagi di hampir 10 miliar untuk sejumlah sekolah. Jadi totalnya tahun 2025 itu ada sekitar 13 miliar lebih,” jelasnya.
Hal itu disampaikan Ricci dalam workshop pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Qubika Boutique Hotel, IKN, Selasa (5/5/2026).
Untuk 2026, Pemkab PPU mengusulkan sekitar 60 sekolah dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP yang tersebar di empat kecamatan agar mendapatkan program serupa.
Program revitalisasi ini mencakup pembangunan ruang baru, penambahan ruang kelas, ruang guru, laboratorium, perpustakaan, serta perbaikan fasilitas sanitasi dan lingkungan sekolah.
Program tersebut juga didorong agar sekolah di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk Sepaku dan sekitarnya, memiliki standar fasilitas pendidikan yang lebih merata.
Ia mengapresiasi program revitalisasi tersebut karena dinilai membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
“Ucapan terima kasih kami yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan kepada kami melalui program revitalisasi tahun 2025,” ucapnya.
Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat



