Program IKN Mengajar Tingkatkan Nilai Bahasa Inggris Siswa hingga 15,79 Persen

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelesaikan pelaksanaan program IKN Mengajar English Preparation Class yang diikuti 66 siswa dari wilayah sekitar IKN. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi sistem pembelajaran bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN.

Program berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 24 April hingga 12 Juni 2026. Peserta terdiri atas 43 siswa tingkat SMP dan 23 siswa tingkat SMA.

Berdasarkan hasil evaluasi, nilai rata-rata peserta meningkat dari 78,74 pada asesmen awal menjadi 91,17 pada asesmen akhir atau naik sekitar 15,79 persen. Selain peningkatan akademik, peserta juga dinilai mengalami perkembangan dalam keberanian berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dan kesiapan mengikuti pembelajaran bilingual.

Selama pelaksanaan program, pembelajaran dilakukan dengan metode interaktif yang mendorong peserta aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menggunakan Bahasa Inggris dalam berbagai aktivitas.

Salah seorang orang tua peserta, Siti Ramadhani, mengaku melihat perubahan pada anaknya setelah mengikuti program tersebut.

“Program IKN Mengajar English Preparation Class ini sangat membantu. Awalnya anak saya kurang percaya diri untuk berbicara dalam Bahasa Inggris. Selama mengikuti program, anak diberikan ruang untuk terus berlatih berbicara. Sekarang dia menjadi jauh lebih percaya diri dan lebih lancar menggunakan Bahasa Inggris,” ujarnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:   Melalui Halal Bihalal Pangappura, Sekda PPU Dorong Paguyuban Lebih Solid dan Peduli

Program ini melibatkan 25 Fellow Tutor hasil seleksi nasional, tiga tutor dari Direktorat Pelayanan Dasar Otorita IKN, serta empat mahasiswa program magister Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang memberikan pendampingan selama proses pembelajaran.

Otorita IKN juga berencana melanjutkan pendampingan melalui program Hi 5 Club “English Everywhere” yang akan diterapkan di sekolah-sekolah wilayah Sepaku untuk membiasakan penggunaan Bahasa Inggris dalam kegiatan belajar.

Foto: Peserta IKN Mengajar English Preparation Class mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris yang diselenggarakan Otorita IKN sebagai persiapan memasuki ekosistem pendidikan bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan IKN.

“Melalui program IKN Mengajar, kami ingin memastikan generasi muda di sekitar IKN memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas serta siap menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi IKN,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN saat ini membuka penerimaan peserta didik baru untuk jenjang SMP dan SMA. Sementara untuk jenjang SD, penerimaan dilakukan sesuai kebutuhan.

Program IKN Mengajar menjadi salah satu upaya Otorita IKN dalam meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi sistem pendidikan bilingual yang akan diterapkan di kawasan IKN.

Baca Juga:   Komisi II DPRD PPU Tuntut Pemerintah Urai Masalah Distribusi Pupuk Subsidi

“Pada bulan Juli ini, SNT IKN sedang membuka pendaftaran bagi calon peserta didik jenjang SMP dan SMA. Untuk jenjang SD, penerimaan tetap dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan. Selanjutnya, pada awal Agustus akan dilaksanakan tes skolastik bagi calon peserta didik kelas VII SMP dan kelas X SMA sebagai bagian dari proses seleksi,” kata Alimuddin.

Penulis: Humas Otorita IKN
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.