Produk Lokal Kukar Tembus Pasar Ekspor, Jam Tangan dan Kacamata Kayu Jadi Primadona di Expo Erau 2025

TENGGARONG – Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali tampil memukau dalam ajang Expo Erau 2025 dengan menampilkan beragam produk unggulan lokal. Dua tema utama diusung tahun ini: Koperasi Desa Merah Putih dan Produk Suvenir Khas Kutai Kartanegara, yang seluruhnya merupakan hasil karya masyarakat binaan lokal.

Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop-UKM Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan bahwa partisipasi pihaknya dalam Expo Erau tidak sekadar pameran, melainkan bentuk nyata dari dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah untuk naik kelas.

“Salah satu produk unggulan Kukar yang kami tampilkan adalah suvenir berbahan kayu lokal seperti kacamata dan jam tangan dari kayu menggeris. Produk ini bahkan sudah berhasil menembus pasar ekspor beberapa waktu lalu,” ungkap Fathul, Minggu (21/9/2025).

Selain jam tangan kayu menggeris, Diskop-UKM Kukar juga memperkenalkan produk dari Koperasi Desa Merah Putih, berupa makanan olahan berbahan baku hasil pertanian seperti buah-buahan dan sayur-sayuran dari Tenggarong Seberang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan potensi UKM Kukar kepada masyarakat lokal dan wisatawan yang datang ke Erau. Semoga semakin banyak yang tertarik membeli dan menggunakan produk lokal,” tambahnya.

Baca Juga:   Loh Sumber Kembangkan Keripik Tempe, Siap Tembus Pasar Nasional dan Ekspor

Produk yang dipamerkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai ekonomi tinggi. Untuk makanan olahan, harga dibanderol mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribu, sedangkan aksesoris seperti jam tangan kayu lokal dijual mulai Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta, dan jam tangan berbahan kayu menggeris mencapai Rp2 juta hingga Rp6,5 juta per unit.

Dengan total sembilan merek lokal yang dihadirkan, Expo Erau tahun ini menjadi ajang penting bagi UKM Kukar untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka secara nasional bahkan internasional.

“Kami berharap produk UKM Kukar semakin dikenal luas, bukan hanya di tingkat daerah tapi juga global. Melalui inovasi dan kualitas, UKM kita mampu bersaing dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkas Fathul. (adv)

Editor: Robby

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.