PPK Kecamatan Sepaku Dukung Penerapan Pola Hidup Sehat di Tengah Masyarakat

PPU – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PPK) Kecamatan Sepaku menyatakan komitmennya dalam mendukung penerapan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua PPK Kecamatan Sepaku, Uswatun Hasanah, menyampaikan bahwa menjaga pola hidup sehat merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan keluarga. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, edukasi, dan pendampingan, PPK terus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pola konsumsi yang seimbang.

“Pola hidup sehat harus ditanamkan sejak dini dan dimulai dari keluarga. PPK Kecamatan Sepaku berperan aktif mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan keluarga, penguatan peran kader, serta kerja sama dengan fasilitas kesehatan dan pihak terkait. PPK juga mendorong pemanfaatan lingkungan rumah untuk aktivitas positif, seperti kebun keluarga dan kegiatan fisik sederhana yang mendukung kesehatan.

Melalui gerakan pola hidup sehat, PPK Kecamatan Sepaku berharap dapat membangun keluarga yang mandiri, sehat, dan berdaya, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan berkualitas.

Baca Juga:   Bijak Ilhamdani Dukung Fakhry dan Susanti Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

“Kesehatan itu penting, jika jiwa Kita sehat maka Kita akan lebih produktif dalam berkegiatan apapun serta dapat menciptakan keluarga yang mandiri dengan beraktifitas positif dilingkungan rumah,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Deddy Pz

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.