Penajam Paser Utara – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Panitia menargetkan peserta terbaik tidak hanya lolos di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) PPU, Gamaliel Abimanyu AR, mengatakan sistem seleksi berbasis aplikasi yang diterapkan tahun ini diharapkan mampu menghasilkan peserta yang objektif dan sesuai kriteria.
“Kami berharap dengan sistem seleksi berbasis aplikasi ini, hasil yang didapat benar-benar objektif dan melahirkan calon Paskibraka terbaik dari PPU,” ujarnya.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi PPU untuk kembali menunjukkan eksistensi di tingkat nasional. Ia menegaskan, target yang ditetapkan tidak sekadar mengirimkan perwakilan, tetapi juga menembus seleksi nasional.
“Harapan kami tahun ini bukan hanya mengirimkan perwakilan, tapi juga punya target hingga tingkat nasional. Ini menjadi momentum bagi PPU,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, terakhir kali putra daerah PPU berhasil menjadi perwakilan Kalimantan Timur di tingkat nasional terjadi pada 2009. Karena itu, pihaknya berharap capaian tersebut dapat terulang.
Dengan tahapan seleksi yang hampir rampung, PPI PPU optimistis akan lahir generasi muda yang tidak hanya siap bertugas di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.
“Kami ingin ada lagi perwakilan dari PPU yang bisa membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional, seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” tambahnya.
Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat



