Polres PPU Intensifkan Patroli Malam untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

PPU – Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) bersama jajaran Polsek meningkatkan patroli rutin, khususnya pada malam hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polres PPU, Senin (18/8/2025) malam.

Patroli digelar serentak dengan menyasar titik-titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan perkantoran, pusat keramaian, pemukiman, rumah sakit, hingga fasilitas umum lainnya. Tidak hanya melakukan pengawasan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga, menyampaikan imbauan kamtibmas, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungannya.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Polres PPU bersama seluruh Polsek jajaran berkomitmen untuk terus hadir, memberikan rasa aman, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Hingga kini, situasi keamanan di wilayah hukum Polres PPU terpantau aman dan terkendali. Kehadiran personel Polres dan Polsek jajaran di lapangan juga mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Baca Juga:   Penggeledahan Kantor BGN Berujung Penetapan Tersangka

Dengan semangat pengabdian, Polres PPU bersama Polsek jajaran memastikan konsistensi menjaga keamanan demi terciptanya suasana damai, tertib, dan kondusif di Kabupaten PPU.

“Sinergi dengan masyarakat adalah kunci utama terciptanya situasi yang kondusif,” pungkas Andreas.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.