NUSANTARA – Plaza Seremoni Ibu Kota Nusantara (IKN) meraih penghargaan internasional pada ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026. Kawasan ruang publik yang berada di depan Istana Negara dan Istana Garuda itu memperoleh Honour Award untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category).
Penghargaan tersebut diberikan atas desain lanskap Plaza Seremoni yang dinilai mampu menggabungkan unsur estetika, fungsi ruang publik, dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Plaza Seremoni merupakan bagian dari kawasan Sumbu Kebangsaan yang dirancang sebagai ruang interaksi masyarakat sekaligus kawasan pendukung aktivitas kenegaraan di Nusantara.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Nusantara mengedepankan tiga aspek utama, yakni kualitas, estetika, dan keberlanjutan.
“Kami memiliki 3 pilar dalam pembangunan Nusantara yaitu kualitas, estetika dan keberlanjutan,” ujar Basuki pada agenda groundbreaking Smart City Corporation Center, Kamis (18/6/2026).
Kawasan Plaza Seremoni tidak hanya difungsikan sebagai lokasi kegiatan formal, tetapi juga dirancang sebagai ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk aktivitas sosial, budaya, dan rekreasi.
Sejumlah fasilitas tersedia di kawasan tersebut, seperti amfiteater terbuka, jalur pejalan kaki, jalur pesepeda, area hijau, galeri UMKM, hingga ruang komunal.
Dari sisi lingkungan, desain Plaza Seremoni juga mengadaptasi kondisi alami kawasan melalui pemanfaatan kontur lahan dan sistem tata air yang telah tersedia. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kawasan perkotaan yang tetap mempertahankan keseimbangan ekologi.
Penghargaan MLAA 2026 menambah daftar apresiasi terhadap pengembangan kawasan IKN, khususnya dalam penerapan desain kota yang mengintegrasikan aspek lingkungan, ruang publik, dan kualitas hidup masyarakat.
Plaza Seremoni bersama kawasan Sumbu Kebangsaan sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo pada 14 Agustus 2024. Kawasan tersebut menjadi salah satu elemen utama dalam pengembangan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Penulis: Humas Otorita IKN
Penyunting: Robbi Lalat



