Penajam Paser Utara – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga hubungan baik dengan para pemangku kepentingan melalui kegiatan media gathering bertajuk Bincang Asik Soal Migas Ala PHI atau yang populer dengan sebutan BASO IGA.
Kegiatan tersebut digelar di Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (13/3/2026), dan dikemas dalam suasana Ramadan melalui agenda buka puasa bersama dengan para awak media.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi santai sekaligus forum berbagi informasi antara perusahaan hulu minyak dan gas bumi dengan insan pers yang bertugas di wilayah tersebut.
Sebagai bagian dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), PHKT beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas melalui perwakilan wilayah Kalimantan–Sulawesi. Melalui forum BASO IGA ini, perusahaan berupaya memberikan pemahaman yang lebih luas kepada media mengenai dinamika industri migas.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Penajam Paser Utara, Erwin, menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara perusahaan dengan insan pers di daerah tersebut.
Ia mencontohkan dukungan perusahaan terhadap peningkatan kompetensi wartawan, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Samarinda pada akhir 2025 lalu.
“Hubungan baik yang selama ini terjalin sangat kami apresiasi. Salah satunya dukungan terhadap pelaksanaan UKW di Samarinda pada akhir 2025 lalu,” ujarnya.

Superintendent Production Terminal Lawe-Lawe, Syamsul Arifin, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi upaya perusahaan dalam membangun serta menjaga kepercayaan publik terhadap industri energi.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait aktivitas industri migas.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sehingga publik dapat memahami bagaimana industri ini berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan hubungan baik yang selama ini terjalin antara perusahaan dan insan pers di PPU diharapkan dapat terus terjaga dan semakin kuat.
“Harapannya kegiatan seperti ini dapat memperkuat kerja sama serta komunikasi yang positif ke depan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar sesi sharing session yang membahas berbagai topik terkait industri migas, di antaranya implementasi nilai AKHLAK melalui program Pertamina One, pengendalian risiko penggunaan media sosial, serta pemaparan mengenai proses analisis minyak dan gas di laboratorium Terminal Lawe-Lawe.
Melalui kegiatan BASO IGA edisi Ramadan ini, PHKT berharap sinergi antara perusahaan dan media dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap peran industri migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir. Semoga momentum kebersamaan ini dapat semakin memperkuat sinergi dalam menghadirkan energi bagi negeri sekaligus membangun kepercayaan publik,” tutup Syamsul.



