Pengprov PBSI Kaltim Resmi Dilantik, Fokus Pembinaan Atlet dan Prestasi

SAMARINDA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melantik jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur masa bakti 2025–2029 di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Jumat malam (22/5/2026).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PBSI Kaltim Tahun 2026 yang dihadiri pengurus cabang PBSI kabupaten/kota, pelatih, atlet, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Mudyat Noor yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBSI Kaltim menyampaikan bahwa olahraga bulu tangkis memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kalimantan Timur. Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak agar mampu melahirkan atlet berprestasi.

“Kami berharap kepengurusan baru PBSI Kaltim dapat menjadi wadah yang solid dalam membangun ekosistem olahraga bulu tangkis yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi,” kata Mudyat Noor.

Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, hingga seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, PBSI Kaltim dalam empat tahun ke depan akan berupaya mendorong penyelenggaraan turnamen nasional di Benua Etam. Selain itu, turnamen tingkat provinsi juga akan terus diperkuat sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini dan pencarian bibit unggul daerah.

Baca Juga:   Masih di Gari Merah, Disdikpora PPU Targetkan Grafik Kasus Perundungan Menurun ke Garis Hijau

“Turnamen menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet. Dari sana kita bisa melihat potensi-potensi atlet muda yang nantinya dipersiapkan untuk level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Mudyat juga menyampaikan bahwa PBSI Kaltim akan membangun komunikasi lebih intensif dengan seluruh stakeholder guna mendorong terbentuknya pusat pelatihan provinsi di Kalimantan Timur.

Keberadaan pusat pelatihan tersebut dinilai penting untuk mendukung pembinaan atlet secara terstruktur dan berkesinambungan, sekaligus meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, fasilitas pembinaan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan atlet-atlet potensial di cabang olahraga bulu tangkis.

“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh pengurus, kami optimistis PBSI Kaltim dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di berbagai ajang bergengsi,” tutupnya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.