Pengamanan Jadi Fokus Utama Demi Kelancaran Acara Stand Up Comedy

SAMARINDA – Pertunjukan stand up comedy komika nasional Pandji Pragiwaksono bertajuk “Kaltim Paradox” sukses digelar di Samarinda dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Di tengah maraknya penundaan sejumlah kegiatan publik belakangan ini, acara tersebut berlangsung lancar dengan antusiasme penonton yang tinggi.

CEO B Epic Events dan B First Project selaku promotor acara, Rifky Nugraha Wardana, mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, kehadiran penonton dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap seni komedi tunggal.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan acara event tunggal Pandji Pragiwaksono. Kita lihat tadi antusias masyarakat luar biasa. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa kritik itu tidak selalu harus lewat demonstrasi, tapi ternyata bisa disampaikan dengan cara yang berbeda, yaitu melalui seni stand up,” ujar Rifky usai acara.

Selain menghadirkan Pandji sebagai penampil utama, panggung “Kaltim Paradox” juga memberi ruang bagi komika lokal untuk tampil sebagai opener. Di antaranya Mr. Gamayel yang berlatar belakang anggota kepolisian, Damli dari Penajam Paser Utara, serta sejumlah komika dari Samarinda dan Balikpapan.

Baca Juga:   Kerja Sama Internasional, SPJM Tingkatkan Standar Layanan

Menanggapi pertanyaan mengenai tema “Kaltim Paradox” yang dinilai sebagian penonton hanya sedikit menyinggung isu-isu lokal, Rifky menegaskan bahwa seluruh materi yang dibawakan Pandji sepenuhnya merupakan keputusan pribadi sang komika.

“Tidak ada materi titipan. Kita menyerahkan semua materinya ke Bang Pandji. Dia tidak bisa disetir. Mau membawakan materi apa pun, itu murni keputusan dia,” tegasnya.

Rifky juga meluruskan pernyataan Pandji di atas panggung terkait adanya koordinasi dengan pihak kepolisian sebelum pertunjukan berlangsung. Menurutnya, hal tersebut merupakan prosedur standar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Ia membantah adanya pembatasan kreativitas maupun arahan tertentu terkait materi yang dibawakan Pandji, termasuk isu-isu yang berkembang di Kalimantan Timur.

“Kalau itu sebenarnya lebih ke faktor pengamanan saja untuk kebaikan kita bersama. Kita tahu situasi saat ini dan tema yang diangkat juga bisa memicu pro dan kontra. Jadi pihak kepolisian membantu dalam hal pengamanan agar acara berjalan kondusif. Dari kami tidak ada batasan materi, semua murni dari Bang Pandji melalui manajernya,” jelas Rifky.

Baca Juga:   Evaluasi Setahun Rudy–Seno, DPRD Tekankan Kepatuhan Regulasi

Menurutnya, kolaborasi dengan aparat keamanan dilakukan semata-mata untuk memastikan kegiatan berjalan tertib tanpa mengurangi kebebasan berekspresi yang menjadi bagian dari pertunjukan stand up comedy.

Acara yang berlangsung di Samarinda tersebut pun berakhir lancar dan mendapat respons positif dari penonton yang hadir. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S.

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.