Pantai Tanjung Jumlai Diserbu Wisatawan, Jalan Menuju Objek Wisata Padat

Penajam Paser Utara – Antusiasme masyarakat mengisi libur Lebaran di Pantai Tanjung Jumlai berujung kemacetan panjang. Arus lalu lintas menuju kawasan wisata tersebut dilaporkan tersendat hingga puluhan kilometer pada Minggu siang (22/3/2026).

Kepadatan kendaraan terpantau mulai dari wilayah Tunan, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam hingga Desa Sesulu, Kecamatan Waru. Arus didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang mengarah ke kawasan pesisir.

Pantai Tanjung Jumlai masih menjadi destinasi favorit masyarakat pada momen Hari Raya Idulfitri. Lonjakan volume kendaraan dipicu tingginya minat warga yang memanfaatkan hari kedua Lebaran untuk berwisata bersama keluarga.

Kepala Dinas Pariwisata PPU menyebutkan peningkatan jumlah pengunjung tahun ini cukup signifikan dibandingkan hari biasa. Ia menilai puncak kunjungan memang terjadi pada H+1 hingga H+5 Lebaran.

“Setiap Lebaran, Pantai Tanjung Jumlai selalu menjadi tujuan favorit. Tahun ini terjadi peningkatan cukup tinggi, terutama karena cuaca mendukung dan akses jalan relatif baik,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Tidak hanya warga lokal, pengunjung juga datang dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Paser hingga Balikpapan dan sekitarnya. Sejumlah rombongan keluarga terlihat menggunakan kendaraan bak terbuka maupun minibus.

Baca Juga:   Menkeu Purbaya: IKN Tidak Akan Jadi Kota Hantu, Pembangunan Terus Berjalan

Di dalam kawasan wisata, suasana ramai terlihat sejak pagi. Area parkir dipadati kendaraan, sementara pengunjung memadati sepanjang garis pantai. Banyak keluarga menggelar tikar di bawah pohon maupun tenda darurat sambil menikmati bekal.

Anak-anak bermain pasir dan berenang di tepian, sementara remaja dan orang dewasa memanfaatkan momen untuk berfoto dengan latar laut dan perahu nelayan. Sejumlah pengunjung juga mencoba wahana air sederhana yang disediakan warga.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Babulu, Rina, mengaku telah berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan.

“Kami berangkat jam 7 pagi, tapi tetap saja sudah mulai padat. Tapi karena ini momen Lebaran, jadi tetap dinikmati saja,” katanya.

Ramainya pengunjung turut membawa dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Pedagang makanan, minuman, hingga penyewaan tikar dan ban pelampung mengalami peningkatan omzet.

“Alhamdulillah, Lebaran ini jauh lebih ramai dari hari biasa. Jualan cepat habis, apalagi minuman dingin dan makanan ringan,” ujar Ahmad, salah satu pedagang.

Meski demikian, lonjakan pengunjung juga menuntut pengawasan ekstra. Petugas dari kepolisian, TNI, serta instansi terkait berjaga di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga keamanan.

Baca Juga:   Pemkab PPU Siap Terima 400 Peserta Latsitardanus Ke-44 2024, Jembatan Komunikasi dengan Generasi Muda

Pengelola dan petugas turut mengimbau pengunjung agar tetap berhati-hati, terutama saat berenang, mengingat kondisi gelombang yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Tradisi berlibur ke pantai saat Idulfitri telah menjadi kebiasaan tahunan masyarakat di PPU. Setiap Lebaran, Pantai Tanjung Jumlai selalu dipadati pengunjung dan menjadi pusat aktivitas rekreasi keluarga.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.