NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan kawasan inti pemerintahan (KIPP) akan dilengkapi beragam fasilitas olahraga dan rekreasi. Setelah lapangan golf dan Taman Safari direncanakan, kini arena pacuan kuda juga akan dibangun di KIPP 1C.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyebut pembangunan pacuan kuda akan dilakukan pihak swasta. Lokasinya berada di jalur yang sama dengan pembangunan Universitas Gunadarma dan SMA Taruna Nusantara.
“Nah ini di sini juga akan dibangun arena pacuan kuda. Ini swasta yang bikin,” terang Pak Bas—sapaan akrabnya, saat ditemui di ruang kantornya, baru-baru ini.
Berdasarkan peta kawasan yang ditunjukkannya, arena pacuan kuda tersebut berada di atas lahan KIPP 1C dengan luas keseluruhan mencapai 1.758 hektare. Lokasi ini sejalur dengan rencana kawasan financial center, Mayapada Hospital, dan RS Abdi Waluyo Nusantara.
Meski belum merinci luas lahan maupun investor yang terlibat, informasi yang beredar menyebutkan rencana pembangunan pacuan kuda akan melibatkan perusahaan “tetangga” KIPP IKN sendiri. Yakni Arsari Group, sang penaung PT ITCI yang juga punya kantor operasional di Kelurahan Maridan, Penajam Paser Utara (PPU).
Lokasinya yang juga beririsan dengan IKN. Arsari ini milik Hashim Djojohadikusumo, tak lain adik Presiden Prabowo Subianto.
Belum lama ini, CEO PT Mitra Stania Prima, Aryo Puspito Setiaki Djojohadikusumo, yang juga putra Hashim, dikabarkan telah bertemu Basuki untuk membicarakan peluang investasi tersebut.
Dengan adanya pacuan kuda ini, Otorita IKN menghadirkan fasilitas olahraga yang kian beragam, setelah adanya lapangan training PSSI, dekat dengan RS Mayapada Hospital Nusantara. Tahun ini, pacuan kuda itu diupayakan dibangun.
Selain pacuan kuda, Basuki juga mengungkapkan rencana pembangunan Taman Safari di IKN. Lokasinya berada di belakang istana dengan lahan sekitar 225 hektare. Pencetus ide ini adalah petinggi Adaro Energy Indonesia Tbk, Garibaldi “Boy” Thohir.
Tapi desainnya masih harus dihadapkan kepada Presiden untuk mendapatkan persetujuan.
“Saya sudah telepon konsorsiumnya, yang dibawah pimpinan pak Erick Tohir. Dia kan menghadap Presiden karena desain harus disetujui oleh Presiden,” jelas Basuki, Sabtu (16/8/2025) malam.
Adapun rencana pembangunan lapangan golf di wilayah pengembangan IKN Barat juga terus bergulir. Otorita IKN pada September tahun lalu, juga menerima kunjungan sejumlah pengusaha, termasuk PT Intiland, yang menaruh minat pada proyek Royale Nusantara Golf Resort & Residence.
Dengan hadirnya fasilitas olahraga dan rekreasi tersebut, OIKN menegaskan Nusantara dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kota modern yang menawarkan gaya hidup berkelas dunia.
Pewarta : Riski Maulana
Editor : Nicha R




