spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Objek Wisata Goa Tapak Raja Terima Rp 70 Miliar untuk Bangun Jalan Pendekat

PPU – Salah satu objek wisata unggulan di Penajam Paser Utara (PPU) menerima anggaran Rp 70 miliar dari pemerintah pusat. Dana APBN tersebut digelontorkan guna mendorong pengembangan kepariwisataan di wilayah induk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Yaitu Goa Tapak Raja yang berada di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku. Jumlah alokasi itu terbagi dalam dua paket pengerjaan jalan, yang masing-masingnya senilai Rp 35 miliar.

“Usulan Pemkab PPU diakomodir pemerintah pusat. Salah satunya pembangunan jalan menuju Goa Tapak Raja di Wonosari,” ungkap Asisten II Setkab PPU, Nicko Herlambang, Jumat (28/7/2023).

Seperti diketahui, PPU menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang tahun ini mendapatkan jatah penanganan jalan daerah yang dibiayai APBN. Pembiayaan proyek merupakan arahan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Totalan anggarannya sebesar Rp 118, 22 miliar dengan panjang total 13 kilometer. Yang pertama preservasi Jalan Maridan-Riko (Mariko) sepanjang 6,5 kilometer senilai Rp 44,68 miliar.

Lalu, penanganan akses jalan ke Wisata Goa Batu–Tapak Raja, PPU, IKN 1 sepanjang 4,8 kilometer dengan anggaran Rp 35 miliar. Serta penanganan akses jalan Wisata Goa Batu–Tapak Raja, PPU, IKN 3, sepanjang 1,7 kilometer dengan nilai pengerjaan Rp 35 miliar.

Baca Juga:   Gagal Meluas, Karhutla di Lawe-Lawe Berhasil Dicegah

Mengenai pembangunan jalan wisata ini, Nicko menyampaikan akses menuju goa tersebut memang sulit dilalui. Karena selama ini jelanan hanya dikerjakan seadanya oleh masyarakat sekitar bersama pemerintah desa. Pun usulan bantuan ini sudah acap kali dissampaikann ke pemerintah daerah sejak lama.

Kondisi jalan sebelumnya sempit, sehingga sulit dilalui oleh kendaraan roda empat. Di satu sisi pula, goa ini masuk dalam kawasan inti pusat pemerintaha (KIPP) IKN, dan menjadi salah satu pusat kunjungan oleh para pendatang.

“Untuk itu pembangunannya menjadi salah satu yang cukup penting, untuk segera dilakukan,” ujarnya.

Kedua proyek ini diperkirakan segera dikerjakan dalam semester kedua 2023. Nantinya pembangunan jalan yang akan dilkakukan menggunakan rigid pavement atau kontruksi beton. “Usulannya tahun ini dan pengerjannya tahun ini juga,” tukas Nicko. (sbk)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER