PPU – Mahavihara Bhumi Dhamma, yang terletak di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, dalam delineasi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), akan membangun sebuah replika Candi Borobudur di atas lahan seluas 10.000 meter persegi (100×100 meter).
Lokasi pembangunan ini berada di sisi kanan Jalan Tanjung RT 5, arah menuju Desa Karang Jinawi, sekitar 10–15 km dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Bangunan candi nantinya akan dikelilingi taman hijau dan jalan akses selebar 50 meter, menciptakan suasana asri dan terbuka. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan Mahavihara di atas lahan seluas 28 hektare.
“Nantinya mau dibangun candi juga. Untuk saat ini baru itu saja yang saya tau Mas,” ucap Ketua Majelis Provinsi, Kuswanto.
Menurut Ketua Majelis Provinsi, Kuswanto, candi ini murni dibangun oleh Yayasan Nusantara Sangha Theravada Indonesia (STI) tanpa dana dari pemerintah. Sejak peletakan batu pertama pada Agustus 2023, pembangunan fasilitas keagamaan terus berjalan.
“Bangunan yang ada saat ini murni dibangun dari Yayasan (Yayasan Nusantara Sangha Theravada Indonesia/STI) Mas, bukan dari pemerintah,” jelasnya.
Untuk sejumlah fasilitas penunjang di Mahavihara yang saat ini berdiri, pembangunannya dimulai sejak Agustus 2023. Hal ini ditandai upacara peletakan batu pertama dan penanaman bibit pohon Bodhi.
Dalam pengembangannya, vihara ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti candi, stupa, gedung pendidikan bagi bhikkhu, serta bangunan uposatha untuk kegiatan keagamaan.
Pewarta: Prasetyo
Editor : Nicha R



