PPU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), digelar serangkaian kegiatan lomba yang meliputi Lomba Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), Lomba Mewarnai, serta Bakti Sosial Donor Darah. Rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Menu B2SA yang berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bupati PPU, Kamis (30/10/2025).
Sebanyak 19 peserta dari berbagai OPD dan unit DWP di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU berpartisipasi dalam lomba tersebut. Para peserta menampilkan berbagai kreasi kudapan B2SA yang memadukan bahan pangan lokal dengan cita rasa modern.
Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dan dukungan dari Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, yang hadir langsung meninjau pelaksanaan lomba.
“Pemerintah mengapresiasi kegiatan Lomba Menu B2SA, yang mana sekarang ini banyak sekali kudapan cepat saji sehingga masyarakat terutama Gen Z lebih memilih kudapan kekinian,” ujar Waris.
Ia menambahkan, kegiatan serupa harus terus diselenggarakan setiap tahun sebagai ajang meningkatkan kreativitas kuliner lokal yang sehat dan bergizi.
“Tahun depan lomba menu B2SA ini harus tetap diselenggarakan agar bisa menghasilkan kreativitas menu kudapan yang sehat dan bergizi, terutama untuk Gen Z yang merupakan penerus bangsa. Pemerintah ingin menghasilkan Gen Z yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas P3AP2KB Chairur Rozikin, perwakilan Bankaltimtara Muhammad Nurfiqri, serta narasumber dari Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten PPU.
Ketua Panitia, Yulia Noor, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kreativitas anggota DWP dalam menyusun menu keluarga yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
“Melalui kegiatan ini kita dapat mendorong penerapan pola konsumsi pangan yang lebih sehat dan bergizi di lingkungan keluarga, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten PPU, Riawati Khoiriah Tohar, menyoroti pentingnya upaya peningkatan gizi keluarga untuk mencegah stunting.
“Salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian pemerintah adalah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya mengolah bahan pangan lokal agar lebih menarik bagi generasi muda.
“Anak-anak Gen Z senang makanan siap saji, padahal bahan lokal jika diolah dengan baik rasanya tidak kalah dan justru lebih bergizi. Kita harus memantapkan kemandirian pangan lokal agar masyarakat mau mengonsumsi makanan sesuai Pola Pangan Harapan,” ungkap Riawati.
Dalam kesempatan yang sama, Chairur Rozikin yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan pentingnya penerapan pola makan sehat di lingkungan keluarga.
“Dengan menerapkan pola makan B2SA, kita menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ini juga berkontribusi menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.
Adapun hasil Lomba Menu B2SA 2025 adalah sebagai berikut:
- Juara I: DWP DPMPTSP (No. Meja 1) dengan menu Cassava Long Pizza
- Juara II: DWP Perumda Danum Taka (No. Meja 8) dengan menu Green Bost Roll
- Juara III: Dinas Pertanian (No. Meja 15) dengan menu Klapertart Jagung
- Kategori Resep Paling Praktis: No. Meja 9 (De Pameo Pancake)
- Kategori Cita Rasa Terlezat: No. Meja 2 (Cireng Singkong)
- Kategori Pangan Lokal Paling Beragam: No. Meja 5 (Mix Banofi Dessert)
- Kategori Kudapan Terfavorit: No. Meja 3 (Cassava Beef Pie)
Penyunting: Robbi Lalat





