NUSANTARA – Memasuki periode libur panjang nasional, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara disiapkan untuk menyambut kunjungan masyarakat dengan berbagai fasilitas dan layanan pendukung.
Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka akses kunjungan publik sebagai bagian dari upaya mengenalkan perkembangan Ibu Kota Nusantara secara langsung kepada masyarakat.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan momentum libur panjang menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung progres pembangunan ibu kota baru.
“Dengan dibukanya akses secara fungsional Gerbang Tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), kami Otorita IKN membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja masyarakat yang ingin datang berkunjung ke Nusantara. Seeing is believing, kami ingin masyarakat melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara secara dekat. Kami tunggu kehadiran Bapak/Ibu/Saudara sekalian,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Sejumlah titik di kawasan inti telah disiapkan untuk dikunjungi, mulai dari ruang publik, kawasan perkantoran, hingga area peribadatan. Beberapa di antaranya seperti Plaza Seremoni Nusantara, Embung MBH Nusantara, Bendungan Sepaku Semoi, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara Nusantara.
Kawasan Istana Negara Nusantara juga dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu. Pengunjung diwajibkan mengenakan sepatu serta berpakaian sopan, tidak diperkenankan memakai sandal, celana pendek, atau pakaian tanpa lengan.
Untuk mendukung mobilitas, disediakan layanan shuttle bus listrik yang menghubungkan berbagai titik strategis di dalam kawasan. Layanan ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi serta menjaga kelancaran arus kunjungan.
Selain itu, sejumlah titik parkir juga disiapkan, di antaranya di kawasan Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN 1, Plaza Yudikatif, Bundaran Sumbu Timur, hingga area sekitar Masjid Negara IKN. Pengunjung diimbau mengikuti arahan petugas demi menjaga ketertiban.
Selama periode libur, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas di kawasan, mulai dari kehadiran sekitar 20 tenant UMKM, pertunjukan musik, permainan rakyat, hingga spot foto dengan busana adat. Sejumlah fasilitas seperti restoran, kafe, hingga penginapan juga tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Dari sisi layanan, fasilitas kesehatan disiagakan di beberapa titik, termasuk rumah sakit di kawasan inti. Selain itu, tersedia pemandu wisata di Pusat Informasi Nusantara yang berada di Sentra Masa, Plaza Seremoni.
Pengunjung juga diimbau mematuhi aturan yang berlaku, seperti larangan merokok di area tertentu serta larangan penggunaan drone tanpa izin resmi. Otorita IKN juga menyediakan fitur darurat melalui aplikasi IKNOW yang dapat digunakan dalam kondisi mendesak.
Melalui kesiapan ini, Ibu Kota Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga ruang publik yang inklusif dan dapat dinikmati masyarakat selama libur Lebaran.
Penulis: Humas OIKN
Penyunting: Robbi Lalat



