Kemeriahan HUT ke-44 Desa Girimukti Satukan Warga Lewat Budaya dan UMKM

PPU – Ribuan warga tumpah ruah mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Desa Girimukti, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Lebih dari sekadar pesta rakyat, perayaan ini menjadi cermin kuatnya semangat gotong royong masyarakat desa dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Mengusung tema “Gerak Bersama Membangun Desa Girimukti Taat, Adaptif, Unggul dan Humanis”, rangkaian HUT digelar dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari tokoh adat, pemuda, pelaku UMKM, hingga lembaga desa turut ambil bagian menyukseskan kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan dalam kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Kidulan Strat 1 Girimukti.

Ketua Panitia HUT ke-44 Desa Girimukti, Suhardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana silaturahmi dan pemberdayaan warga.

“Tujuan kegiatan ini yang pertama untuk mempererat silaturahmi warga Desa Girimukti, yang kedua melestarikan budaya lokal melalui pertunjukan seni, dan yang ketiga meningkatkan ekonomi warga melalui pasar rakyat atau pasar UMKM,” ujar Suhardi.

Rangkaian peringatan HUT ke-44 Desa Girimukti berlangsung selama enam hari, mulai 31 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan digelar secara bertahap dan terbuka untuk seluruh masyarakat, mulai dari pentas seni dan budaya, hiburan rakyat, pasar UMKM, doa bersama, hingga kegiatan keagamaan. Antusiasme warga terlihat konsisten dari hari ke hari, mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan hari jadi desa.

Baca Juga:   Bambang Susantono: Digitalisasi dan Solusi Berbasis Alam sebagai Metode Pengelolaan Air dan Manajemen Bencana di Nusantara

Sejumlah agenda digelar dalam perayaan tersebut, di antaranya pergelaran seni kuda lumping, karnaval budaya, pentas seni dan hiburan lokal, doa bersama, hingga tabligh akbar. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara gotong royong dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

Foto: Seremonial pemotongan tumpeng bersama warga pada puncak peringatan HUT ke-44 Desa Girimukti yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. (Deddy/MKNN)

Sebagai puncak kebersamaan, panitia menggelar seremonial pemotongan tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan 44 tahun Desa Girimukti. Puluhan tumpeng yang disiapkan oleh lembaga desa dan masyarakat kemudian disajikan dan dinikmati bersama oleh seluruh warga yang hadir. Prosesi ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap Desa Girimukti.

Dari sisi ekonomi, kegiatan ini turut menggairahkan pelaku UMKM lokal. Sebanyak 51 pelaku UMKM tercatat ikut berpartisipasi dalam pasar rakyat, sementara dukungan warga juga terlihat dari 66 tumpeng yang dibawa oleh lembaga dan masyarakat.

Suhardi juga menyampaikan laporan keuangan kegiatan HUT ke-44 Desa Girimukti, dengan total pemasukan sebesar Rp253,17 juta. Dana tersebut berasal dari Dana Desa sebesar Rp150 juta serta sponsor dan donatur sebesar Rp103,17 juta.

Baca Juga:   Pj Bupati PPU Ambil Peran Dalam Penangguhan 9 Petani Terangka Kasus Penghalangan Proyek Bandara VVIP IKN

Perayaan HUT ke-44 ini menegaskan bahwa kekuatan utama Desa Girimukti terletak pada kebersamaan warganya dalam menjaga budaya, persatuan, dan semangat membangun desa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan pemerintah desa, panitia, para donatur, dan seluruh warga. Kami juga memohon maaf jika dalam pelayanan dan penyambutan masih ada kekurangan,” pungkasnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.