PPU – Perubahan skema bantuan pendidikan di Penajam Paser Utara mulai dirasakan langsung oleh peserta didik dan orang tua. Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin menyerahkan secara simbolis Kartu Penajam Cerdas (KPC) Tahap II kepada peserta didik dari sejumlah sekolah di Kecamatan Waru. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 4 Penajam Paser Utara, Senin (12/01/2026).
Penyerahan KPC Tahap II ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab PPU dalam memperkuat akses bantuan pendidikan yang lebih tepat sasaran, fleksibel, dan mudah dimanfaatkan oleh keluarga penerima manfaat.
Berbeda dengan pola bantuan sebelumnya yang disalurkan dalam bentuk barang, program Kartu Penajam Cerdas kini menggunakan skema bantuan tunai non-tunai melalui rekening atas nama siswa. Kebijakan ini memberi ruang bagi orang tua untuk menyesuaikan kebutuhan anak, mulai dari pembelian seragam, sepatu, hingga perlengkapan sekolah lain sesuai ukuran dan kualitas yang dibutuhkan.
Waris menjelaskan bahwa perubahan skema tersebut merupakan hasil evaluasi lapangan terhadap pelaksanaan bantuan pada tahap-tahap sebelumnya.
“Kita ingin memastikan bantuan benar-benar dipakai dan bermanfaat. Dengan Kartu Penajam Cerdas, dana langsung masuk ke rekening siswa sehingga orang tua dapat mengatur pembelanjaan sesuai kebutuhan anak,” ujarnya.
Ia menambahkan, alokasi bantuan per siswa juga mengalami penyesuaian menjadi Rp 600.000. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjaga agar penyaluran bantuan berlangsung transparan, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada penyaluran kali ini, penerima manfaat berasal dari sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kecamatan Waru, dengan jumlah penerima terbanyak berasal dari SMP Negeri 4 PPU. Pihak sekolah dan pemerintah desa turut dilibatkan untuk memastikan data penerima akurat dan tidak ada peserta didik yang terlewat.
Melalui Kartu Penajam Cerdas Tahap II, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menegaskan arah kebijakan bantuan pendidikan yang lebih adaptif, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan riil peserta didik. Program ini diharapkan menjadi fondasi penguatan sumber daya manusia PPU, seiring peran strategis daerah sebagai bagian dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Perwakilan Bank BPD Kaltimtara Cabang Penajam Paser Utara, Dony, menyampaikan bahwa penyaluran KPC Tahap II dilakukan secara bertahap di empat kecamatan. Untuk Kecamatan Waru, penyaluran ini merupakan bagian dari total 3.419 penerima pada tahap kedua.
“Distribusi kami lakukan mendekat ke sekolah dan wilayah kecamatan agar orang tua tidak perlu datang jauh ke kantor cabang. Penyerahan juga harus dilakukan langsung kepada penerima manfaat sesuai ketentuan, sehingga prosesnya tertib dan tepat sasaran,” jelas Dony.
Skema tersebut dinilai mempermudah pengawasan penggunaan dana sekaligus memastikan bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga penerima.
Sementara Kepala SMP Negeri 4 PPU, Rosnah, mengapresiasi pelaksanaan KPC Tahap II yang digelar di sekolahnya. Ia menyebut program ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan.
“Ini bukan hanya bantuan, tetapi bukti kepedulian Pemkab PPU terhadap masa depan anak-anak. Kami berharap dana KPC benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan dan memberi dampak positif bagi peserta didik,” ujarnya.
Penyunting: Robbi Lalat



