Industri Fesyen Mulai Masuk IKN, Fascreeya Jajaki Kolaborasi dengan Otorita

NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan daya tariknya di sektor kreatif, kali ini di bidang fesyen. Badan Pengurus Pusat (BPP) Fashion Kriya Kreatif Nusantara (Fascreeya) Indonesia menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dalam mengembangkan ekosistem fesyen di calon ibu kota baru.

Ketua BPP Fascreeya Indonesia, Anas Maghfur, yang juga mewakili desainer Kalimantan Timur, menyebut pihaknya telah melakukan penjajakan dengan Otorita IKN sebagai langkah awal kolaborasi. Ia menekankan bahwa peran fesyen akan menjadi bagian penting dalam membangun identitas, citra, serta pemberdayaan masyarakat lokal di IKN.

“Nah, dalam konteks itu, kami para pelaku dan desainer fesyen Kalimantan Timur berkomitmen untuk ikut serta berkontribusi aktif dan berkelanjutan. Salah satu awalannya, kami mengajukan audiensi dengan Otorita IKN,” jelas Anas.

Audiensi dilakukan pada 30 Januari lalu secara daring, diikuti sekitar 15 peserta. Pertemuan membahas pengembangan ekosistem fesyen, termasuk pembentukan Indonesian Fashion Chapter (IFC) IKN sebagai wadah bagi desainer dan pelaku industri fesyen lokal.

“Ini yang sedang kami siapkan. Tapi memang perlu proses ya,” tegasnya pada Media Kaltim di Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Selasa (9/2/2026).

Baca Juga:   Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Pemkab PPU Minta Pengguna Transportasi Laut Waspada

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, penguatan industri fesyen akan mendukung pemberdayaan masyarakat serta memperkuat branding IKN sebagai smart city dan pusat peradaban baru Indonesia.

“Salah satu agenda pembahasan yakni sinkronisasi program pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan IFC Chapter Nusantara,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Audiensi di Kemenko 4 KIPP IKN tersebut juga turut dihadiri Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Conrita Ermanto. Usai audiensi usai, rombongan lantas didampingi sejumlah ASN Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan dan Perkotaan meninjau lokasi galeri di gedung oval dan Tower 2 Kemenko 3 yang akan digunakan sebagai showcase koleksi produk wastra binaan Fascreeya. Harapannya, setelah ini dapat berkolaborasi bersama di sejumlah event.

Usai meninjau galeri, rombongan juga berkunjung ke kantor Media Kaltim Network di Gedung Oval KIPP IKN untuk berbagi informasi dan mempererat jejaring dengan media lokal.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.