Hujan Deras Picu Genangan di RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU, Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

Penajam Paser Utara – Genangan air yang kerap muncul saat hujan deras di kawasan RSUD Ratu Aji Putri Botung kembali menjadi perhatian, Senin (9/3/2026). Kondisi ini disebut sudah menjadi kejadian berulang karena posisi rumah sakit yang berada lebih rendah dari badan jalan di sekitarnya.

Direktur Utama RSUD Ratu Aji Putri Botung Nipah-Nipah, Lukasiwan Eddy Saputro, mengungkapkan bahwa genangan air di area rumah sakit memang kerap terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kontur atau landscape kawasan rumah sakit yang berada lebih rendah dibandingkan dengan jalan di sekitarnya. Akibatnya, saat hujan deras turun, air dari sekitar kawasan mudah mengalir masuk ke halaman rumah sakit.

Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Banjir di RSUD sudah menjadi langganan setiap hujan deras, karena memang landscape RSUD yang lebih rendah dari jalan, meskipun banjir tetapi RSUD memastikan bahwa pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:   79 Peserta Ikuti Tes CAT Seleksi PPK KPU PPU

Ia berharap ke depan saluran air atau parit di depan kawasan rumah sakit dapat dilakukan pelebaran serta pendalaman. Agar aliran air saat hujan deras dapat mengalir dengan lebih lancar dan tidak lagi masuk ke area halaman RSUD.

Selain itu, pihak rumah sakit juga menaruh harapan pada rencana pembangunan gedung RSUD empat lantai dengan lokasi dan tata landscape yang lebih baik. Sehingga potensi genangan dapat diminimalkan.

“Harapannya kedepan agar saluran air atau parit didepan RSUD untuk dilakukan pelebaran dan pendalaman, sehingga air tidak justru masuk ke halaman RSUD selain harapan kita bersama terkait pembangunan gedung RSUD 4 lantai dengan lokasi landscape yang lebih baik tentunya,” lanjutnya.

Meski kerap terjadi genangan saat hujan deras, manajemen RSUD memastikan seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.

Pembersihan area rumah sakit setelah banjir juga langsung dilakukan oleh tim internal rumah sakit yang terdiri dari petugas cleaning service (CS), Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), serta Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS).

Baca Juga:   Bus Masuk Jurang yang Ditumpangi Atlet PPU Itu Kendaraan yang Disewa Trayek Penajam-Grogot

“Alhamdulillah selama ini pelayanan disemua lini tetap berjalan dengan baik, untuk pembersihan paska banjir dilakukan oleh CS, Tim IPSRS dan Tim K3RS RSUD,” pungkasnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.