Kepala Pelaksana BPBD Penajam Paser Utara, Muhammad Sukadi Kuncoro, menjelaskan tim gabungan memperluas area penyisiran di sekitar titik awal temuan pada hari pertama.
“Pencarian hingga pukul 18.00 Wita,” terangnya dalam keterangan tertulis.
Sekitar pukul 15.00 Wita, keluarga korban yang ikut menyisir lokasi menemukan beberapa serpihan potongan organ tubuh yang diduga bagian tempurung kepala serta serpihan tulang rusuk.
Sekitar pukul 15.15 Wita, temuan tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Nusantara di IKN dan RS Bhayangkara Balikpapan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Pencarian dan operasi tim SAR dilanjutkan besok mulai jam 8 pagi,” jelas Kuncoro.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan.
Sebelumnya, Alben dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Sabut, sekitar jetty PT BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Selasa (3/2/2026) malam. Korban diketahui berangkat menggunakan perahu sekitar pukul 22.00 Wita.
Menurut keterangan keluarga, Alben biasanya pulang pada dini hari, sekitar pukul 02.00–03.00 Wita. Namun hingga pagi hari ia tak kunjung kembali.
Keluarga yang khawatir kemudian menyusul ke lokasi dan hanya menemukan perahu korban dalam kondisi kosong.
Pada pencarian hari pertama, Rabu (4/2/2026), tim gabungan melakukan penyisiran hingga radius dua mil dari lokasi awal hilangnya korban. Saat itu ditemukan satu senter kepala serta dua benda yang diduga organ dalam.
Operasi pencarian masih terus dilanjutkan dengan melibatkan BPBD PPU, Basarnas, unsur TNI-Polri, relawan, serta pihak keluarga.
Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat




