Penajam Paser Utara – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar PT ITCI Kartika Utama di kawasan ITCI Maridan, Kecamatan Sepaku, Jumat malam (17/4/2026).
Menurut Mudyat, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyambut baik berbagai inisiatif dan program yang dilaksanakan oleh PT ITCI Kartika Utama, khususnya yang berdampak langsung pada masyarakat seperti penyediaan air bersih, rehabilitasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat,” kata Mudyat Noor.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terbuka untuk terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah PPU yang kini menjadi kawasan strategis penyangga IKN.
“Momentum halal bihalal ini menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus membangun komunikasi, mempererat kolaborasi, serta menjaga keharmonisan dalam mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, anggota DPR RI Syarifah Suraidah Mas’ud, serta Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen perusahaan.
Dalam kesempatan yang sama, CEO Arsari Group, Hashim S. Djojohadikusumo, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program berkelanjutan.
Ia menjelaskan, PT ITCI Kartika Utama yang telah beroperasi hampir dua dekade terus melakukan inovasi, salah satunya melalui rehabilitasi hutan terdegradasi dengan sistem tanam multikultur.
Selain itu, perusahaan juga merencanakan pembangunan waduk air bersih yang ditargetkan dapat menyuplai kebutuhan air bagi wilayah Balikpapan, PPU, hingga kawasan IKN.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan percepatan pembangunan di wilayah penyangga IKN dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengapresiasi kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya terkait penyediaan air bersih dan pengelolaan sumber daya alam.
“Air bersih merupakan kebutuhan fundamental, dan inisiatif pembangunan waduk ini akan sangat membantu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Penyunting: Robbi Lalat



