PPU – Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS) menegaskan komitmennya agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlangsung di wilayah mereka sendiri.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, FKMS aktif berkoordinasi dengan Otorita IKN (OIKN) dan melakukan pendampingan rekrutmen tenaga kerja di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Tujuannya, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal melalui akses kesempatan kerja yang lebih luas.
Anggota FKMS bidang Humas, Muhammad Dawir, menjelaskan kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk menghapus stigma negatif bahwa warga lokal hanya akan menjadi penonton dalam pembangunan IKN.
“Oleh karena itu FKMS berinisiatif untuk berkoordinasi dan berkonsultasi OIKN (yang membidangi hal tersebut). Baik tentang peluang kerja yang tersedia, serta bagaimana persyaratan yang sesuai ketentuan,” terang Dawir dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).
Eksistensi FKMS dalam pemberdayaan masyarakat lokal terbukti nyata. Forum ini sebelumnya telah mendampingi puluhan warga Sepaku dalam proses wawancara kerja di kawasan proyek IKN.
FKMS juga bekerja sama dengan OIKN dan PT Amanah Nusa Garda Perkasa dalam sosialisasi pelatihan sekuriti bagi masyarakat lokal, untuk menjaring putra-putri Sepaku yang ingin berkontribusi di IKN. Selain itu, FKMS bersama OIKN juga membuka lowongan pekerjaan untuk posisi gardener dan cleaning service.
Koordinasi FKMS tidak hanya dengan lembaga pusat, tetapi juga menjangkau pemerintah desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku. Forum ini sendiri terbentuk pada tahun 2022 sebagai wadah aspirasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar IKN.
“Ini agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja dan berkontribusi di kawasan IKN,” terangnya.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R



