spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD PPU Dorong Penataan Kawasan Pelabuhan Penajam

PPU – Kondisi Pelabuhan Penajam sebagai akses keluar masuk penumpang dari dan ke wilayah Penajam Pasr Utara (PPU), dinilai tidak beraturan. Oleh karena itu, Wakil Ketua I DPRD PPU, Raup Muin mendorong adanya pembenahan dalam pengelolaan pelabuhan penyeberangan.

“Kondisi pelabuhan di sana itu terlihat kumuh dan juga terkesan diatur secara sembrono,” ujar Raup, Rabu (9/11/22).

Pelabuhan penyeberangan itu juga sebagai akses utama masyarakat sebagai pengguna jasa penyeberangan paling banyak menggunakan Pelabuhan Penajam ini. Selain itu, Pelabuhan Penajam dianggap sebagai wajah dari Benuo Taka.

Ia menyebutkan itu seharusnya lebih tertata rapi. Untuk itu, penataan pelabuhan sekaligus perbaikan pelayanan harus dilakukan. Agar masyarakat pendatang yang datang maupun pengguna jasa penyebarangan memberikan kesan positif.

“Segera dibenahi karena alur masuk penumpang terlihat kumuh dan pintu masuk Kabupaten Penajam Paser Utara didominasi melalui pelabuhan. Apalagi banyak keluhan dari masyarakat,” jelasnya.

Selain dari sisi pelayanan, lanjut Raup, sektor keselamatan pengguna jasa penyeberangan baik itu speedboat maupun kapal kelotok, juga harus diperhatikan. Sehingga faktor keselamatan dan keamanan penumpang lebih terpenuhi.

Baca Juga:   Otorita IKN Gelar Market Briefing II untuk Calon Pemrakarsa Investasi dalam Penyediaan Hunian Pekerja Konstruksi

Untuk pelabuhan speedboat, pengelolaanya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan. Sedangkan pelabuhan kelotok, merupakan tanggung jawab dari pihak swasta atau masyarakat.

“Dinas perhubugan harus bergerak membenahi itu. Bisa bekerjasama dengan aparat terkait, dan petugas Satpol-PP PPU sebagai unsur penegak peraturan daerah,” tutupnya. (ADV/SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER