BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali melanjutkan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan bagi seluruh siswa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mencatat total kebutuhan seragam untuk tahun ajaran mendatang mencapai 29.820 stel, yang akan diperuntukkan bagi siswa baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, menjelaskan dari total tersebut, sekitar 19.970 stel dialokasikan untuk siswa SD, sementara 9.850 stel untuk siswa SMP.
“Jumlah ini disesuaikan dengan kebutuhan siswa baru pada masing-masing jenjang pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pengadaan seragam akan segera dimulai, dengan target tahapan lelang dilaksanakan pada pertengahan April 2026.
“Sistem pengadaan masih sama seperti sebelumnya, yakni melibatkan penjahit lokal dalam proses pembuatan seragam,” jelasnya.
Melalui skema tersebut, pemerintah tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha jasa jahit di Kota Bontang.
Disdikbud juga menargetkan distribusi seragam dapat dilakukan tepat waktu, sehingga para siswa sudah menerima bantuan saat memasuki hari pertama sekolah.
“Harapannya, saat tahun ajaran baru dimulai, siswa sudah bisa langsung menggunakan seragam yang disiapkan,” tambahnya.
Saparudin menegaskan, program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.
“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjamin pemerataan layanan pendidikan di Bontang,” pungkasnya. (MK)
Penulis: Syakurah
Editor: Agus S



