KUKAR – Pemerintah Desa Loa Lepu menargetkan wilayahnya menjadi destinasi wisata kuliner, diawali dengan penyelenggaraan Festival Wisata Kuliner Loa Lepu yang berlangsung sepanjang Agustus 2025.
Festival yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ini menampilkan beragam hidangan khas, mulai dari jajanan tradisional hingga racikan kopi buatan warga. Setiap hari, ratusan pengunjung memadati area festival yang berada di jalur strategis penghubung Tenggarong–Samarinda.
Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi bagian dari strategi membangun identitas desa sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal. “Kami sudah menyiapkan masterplan untuk kawasan wisata desa. Konsepnya sudah jelas, dan festival ini menjadi pintu masuk untuk mewujudkan rencana tersebut,” ujarnya.
Menurut Sumali, posisi Loa Lepu di jalur utama antarkota merupakan modal besar untuk menarik kunjungan wisatawan dan pelaku usaha dari luar daerah. Ia berharap langkah awal ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. “Harapannya, ketika uang berputar di desa, kesejahteraan masyarakat meningkat. Kita mulai dari langkah kecil, dan semoga langkah ini membawa perubahan besar bagi ekonomi desa,” tutupnya. (adv)
Editor: Robbi



