TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, terus memacu pengembangan kawasan Danau Kumbara agar menjadi destinasi wisata unggulan yang dikelola masyarakat. Tak hanya mengandalkan panorama alamnya yang asri, kawasan ini juga disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa dengan mendorong pertumbuhan UMKM dan keterlibatan generasi muda.
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, mengatakan pembangunan kawasan Danau Kumbara dilakukan secara bertahap dengan dukungan penuh dari warga setempat.
“Di sekitar danau, kami sudah membangun jalan pinggir danau serta beberapa titian kayu. Tahun ini kami lanjutkan dengan pembangunan musala dan outlet UMKM agar wisatawan bisa menikmati jajanan khas desa,” ujar Lilik, Kamis (16/10/2025).
Selain pembangunan fisik, Pemdes juga menyiapkan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi untuk menghidupkan kawasan wisata. Salah satu agenda yang akan digelar secara rutin yakni pasar tradisional dan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi.
“Kegiatan Minggu pagi ini menjadi ruang interaksi warga. Masyarakat bisa olahraga, berbelanja, dan menikmati suasana Danau Kumbara. Pelaku UMKM pun punya tempat untuk menampilkan produk unggulan mereka,” jelasnya.
Menurut Lilik, konsep wisata berbasis masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa tanpa meninggalkan kearifan lokal. Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan indah dan udara segar, tetapi juga dapat mencicipi kuliner tradisional dan membawa pulang hasil kerajinan tangan warga.
Ia menambahkan, peran pemuda menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan Danau Kumbara. Generasi muda dilibatkan dalam kegiatan seni, olahraga, hingga pengelolaan usaha kecil di sekitar area wisata.
“Kami ingin Danau Kumbara menjadi ikon desa yang hidup. Semua elemen masyarakat berpartisipasi, dari anak muda sampai pelaku UMKM. Wisatawan bisa datang, menikmati suasana, dan merasakan langsung keramahan warga,” pungkasnya. (adv)



