PENAJAM PASER UTARA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar technical meeting Lomba Video Pendek Profil Kelurahan dan Desa Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tahun 2026 di ruang rapat Kantor Diskominfo PPU, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti delapan perwakilan KIM desa dan kelurahan yang telah resmi mendaftar. Jumlah itu merupakan bagian dari total 25 KIM yang tersebar di wilayah PPU.
Technical meeting dihadiri Plt Kepala Diskominfo PPU Eko Setiawan, Kepala Bidang Informasi, Komunikasi, Publikasi dan Humas (IKPH) Eko Sumarlianto, serta pelaksana kegiatan Roinald Pagayang.
Dalam arahannya, Plt Kepala Diskominfo PPU Eko Setiawan mengapresiasi antusiasme peserta. Pria yang akrab disapa Wawan itu menegaskan lomba video pendek bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang strategis untuk memperkenalkan potensi desa dan kelurahan kepada masyarakat luas.
“Melalui lomba ini, kita ingin menampilkan wajah desa dan kelurahan yang informatif, menarik, dan mampu menjangkau publik lebih luas di era media sosial. KIM harus menjadi jembatan komunikasi yang solid antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Wawan.
Ia menjelaskan, materi video dapat mengangkat berbagai potensi daerah, mulai dari sektor alam, budaya, ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, hingga program pembangunan yang sedang berjalan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas KIM dalam memproduksi konten kreatif menjadi salah satu fokus Diskominfo PPU dalam mendukung penyebarluasan informasi publik di tingkat desa dan kelurahan.
Pada sesi teknis, Roinald Pagayang memaparkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) lomba, mulai dari tema, durasi video, kriteria penilaian, hingga mekanisme pengumpulan karya.
Adapun delapan peserta yang mengikuti lomba tersebut yakni KIM Sipakaraja dari Kelurahan Sesumpu, KIM Mangun Karya dari Desa Bangun Mulyo Kecamatan Waru, KIM Pejala dari Kelurahan Pejala, KIM Lawe-Lawe dari Kelurahan Lawe-Lawe, KIM Panguripan dari Desa Sumber Sari Kecamatan Babulu, KIM Rintik dari Desa Rintik, KIM Kampung Baru dari Kelurahan Kampung Baru, serta KIM Babulu Darat dari Kecamatan Babulu.
Senada dengan itu, Kepala Bidang IKPH Diskominfo PPU Eko Sumarlianto menyebut kompetisi tersebut dapat menjadi sarana branding bagi desa dan kelurahan dalam memperkenalkan potensi daerahnya masing-masing.
“Ke depan, hasil karya video peserta akan menjadi aset promosi bersama yang dapat ditayangkan di tingkat kabupaten untuk mempromosikan keunggulan daerah masing-masing,” jelas Eko.
Penyunting: Robbi Lalat



