Coding Mama Batch 5 Hadir di IKN, Perempuan Didorong Melek Digital

NUSANTARA – Isu keamanan digital menjadi pembuka Program Coding Mama dan Difabel Batch 5 di auditorium kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (26/9/2025). Setelah sesi pembukaan, pelatihan dilanjutkan secara daring selama 12 hari ke depan.

Dosen Informatika Fakultas Teknik Universitas Mulawarman sekaligus mentor kegiatan, Addy Suyatno Hadisuwito, menekankan pentingnya melindungi data pribadi di tengah maraknya penipuan digital. Menurutnya, perempuan, khususnya ibu rumah tangga, rentan menjadi korban kejahatan siber.

“Jika salah-salah klik, salah kirim, urusan bisa berabe bu. Hati-hati,” ucap Addy tampil berbicara, Jumat (26/9/2025).

Sebisa mungkin, pesan dia, lindungi data pribadi, baik itu Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan data penting lainnya.

“Penipu digital sekarang canggih-canggih bu. Jangan mudah percaya. Mereka bisa masuk lewat email, sampai kode OTP (One-Time Password). Jangan asal kasih,” pesan alumnus School of Computer Sciences, Universiti Sains Malaysia itu.

Terkait Coding Mama batch 5, ini merupakan lanjutan dari batch 1 sampai batch 4. Bedanya, batch 5 ini menggunakan Learning Management System (LMS) alias platform pembelajaran daring edutara.ikn.go.id. Sebab sejalan dengan konsep IKN sebagai kota digital.

Untuk diketahui, jumlah peserta di batch ini 45 orang. Diseleksi dari awal jumlah pendaftar 106 orang. Peserta berasal dari 5 kecamatan. Yakni Sepaku, Muara Jawa, Samboja, Samboja Barat, dan yang terakhir Kecamatan Loa Janan. Total 45 peserta itu dibagi per kelas coding masing-masing 15 peserta.

Baca Juga:   Ramadan Fest 2025 di PPU Sukses, Catatkan Keberhasilan Positif untuk UMKM

“Kita buka 3 kelas. Antara lain kelas video editing dan desain grafis, kelas digital marketing, dan kelas berikutnya,” jelasnya.

Di antara pesertanya, juga ada beberapa orang difable. Mentornya dari Fakultas Teknik Universitas Melawarman, ada juga dari STMIK Widya Cipta Dharma, dan Politeknik. Masing-masing diambilkan yang memang menguasai bidangnya.

Sementara itu, Deputi Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Agung Indrajit, meminta semua peserta mengikuti Coding Mama dan Difabel Batch 5 dengan serius.

“Siapa tau nantinya dapat menambah keterampilan serta peluang udaha ibu-ibu semua. Dan juga ikut membangun ekonomi digital Ibu Kota Nusantara,” ucap Agung lantas membuka secara resmi kegiatan.

Salah seorang peserta, Tabita, bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. “Saya dari Samboja Barat. Bersyukur sekali terpilih mengikuti kegiatan penting ini. Semoga pelajaran ini bisa membawa kebaikan buat kita,” ungkap guru TK Harapan Bersama, di Kecamatan Samboja Barat ini.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.