NUSANTARA – Kongres Diaspora Indonesia atau Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 30 Juli hingga 4 Agustus 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, organisasi yang mewadahi diaspora Indonesia di seluruh dunia.
Mengusung tema “Bersama Diaspora Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia untuk Semua”, kongres ini menjadi bentuk dukungan nyata diaspora terhadap pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang hijau, modern, dan inklusif.
Rangkaian acara CID ke-8 dirancang meriah dan beragam. Salah satu yang menarik perhatian adalah Bazaar Nusantara, yang menampilkan kuliner khas berbagai daerah dan produk unggulan UMKM dari seluruh penjuru tanah air.
Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan Pameran Foto Nusantara, yang menampilkan potret sejarah kemerdekaan Indonesia dan peran diaspora dalam perjuangan masa lampau.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengapresiasi pelaksanaan kongres ini. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran CID ke-8 di IKN,” ujarnya Selasa (29/7/2025).

Mendukung semangat keberlanjutan, kongres ini juga menghadirkan Trade Exhibition Designer Eco Fashion Nusantara dan Eco Fashion Show, menampilkan karya-karya desainer lokal dengan konsep busana ramah lingkungan.
Kekayaan budaya lokal Kalimantan turut diangkat melalui Festival Sumpit Nusantara, yang menyuguhkan atraksi budaya dan perlombaan tradisional menyumpit.
Kegiatan diskusi dan forum kolaboratif juga menjadi bagian dari kongres ini, salah satunya berlangsung Jumat, 1 Agustus 2025 di kawasan Kantor Kemenko 3 IKN. Forum ini akan mempertemukan para diaspora dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, pengalaman, serta menjajaki kolaborasi demi mendukung kemajuan IKN dan kontribusi global Indonesia.
“Ini merupakan bentuk nyata dukungan diaspora terhadap pembangunan Nusantara sebagai kota dunia yang inklusif dan berkelanjutan. Partisipasi aktif para diaspora menunjukkan semangat kolaborasi lintas batas demi kemajuan Indonesia ke depan,” tutup Troy.
Penulis: Humas Otorita IKN
Penyunting: Robbi Lalat



