PPU – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, membuka secara resmi Lomba Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kecamatan Penajam di Masjid Al Ikhlas, Selasa (30/9/2025).
Ajang tahunan ini diikuti 240 siswa dari 46 sekolah, terdiri atas 40 sekolah negeri dan enam sekolah swasta. Para peserta bersaing dalam 10 kategori lomba, meliputi tilawah, tahfiz, pidato islami (pildacil), azan, lomba cerdas cermat (LCC), mewarnai, dan kaligrafi.
Ketua panitia menyampaikan, tujuan kegiatan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam.
Dalam sambutannya, Waris memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Ia menegaskan lomba pentas PAI harus dipandang lebih luas, yakni sebagai wadah pembentukan karakter dan penguatan akhlak generasi muda.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi merupakan wahana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam, memperkuat karakter peserta didik agar menjadi insan yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain itu, Waris juga berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman lomba sebagai bekal berharga.
Pembukaan Pentas PAI berlangsung khidmat dengan dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Camat Penajam, Koordinator Pengawas PPU, Ketua K3S, kepala sekolah, dewan juri, serta guru pembina PAI.
Ia juga menekankan komitmen Pemkab PPU dalam mendukung pendidikan keagamaan. Bahkan, Waris mendorong agar kegiatan Pentas PAI ke depan dapat diusulkan dalam anggaran daerah, sehingga pelaksanaannya lebih meriah.
“Tahun depan jangan sedikit, tapi banyakin. Kalau perlu semua panitia dan juri mendapatkan honor, dan kegiatan ini bisa lebih besar dengan peserta yang lebih banyak. Jangan ragu untuk melaporkan kegiatan keagamaan seperti ini kepada kami, pemerintah daerah siap membantu,” tegas Waris.
Penyunting: Robbi Lalat



