Basuki Hadimuljono: Persiapan Wapres Gibran ke IKN Sudah Berjalan

Nusantara – Wacana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuat dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Otorita IKN, Senin (30/3/2026). Otorita menyebut IKN persiapan terus dilakukan meski jadwal pasti belum ditetapkan.

Dalam rapat kerja yang disiarkan melalui TV Parlemen, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mempertanyakan kepastian rencana Wapres berkantor di IKN pada tahun ini.

“Ada isu, katanya Wapres Gibran mau berkantor di IKN, ada kabar enggak pak? Kira-kira Wapres bisa berkantor di IKN tahun ini nggak pak?,” ucap Rifqinizamy.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa sejumlah langkah persiapan telah dilakukan.

“Saya kira ini, iya, karena sudah ada menugaskan 50 staf (kepresidenan) ke sana untuk persiapan-persiapannya. Mudah-mudahan akan segera bisa berkantor di IKN,” ujar Basuki.

Ia menjelaskan, berbagai kesiapan terus dimatangkan, termasuk penataan fasilitas di Istana Wakil Presiden di IKN, seperti penyediaan furnitur dan sarana pendukung lainnya.

Baca Juga:   Bupati Mahulu Komit Lanjutkan Program Pembangunan Meski Ada Penyesuaian Anggaran

Meski demikian, Basuki belum dapat memastikan waktu pasti dimulainya aktivitas kerja Wapres di IKN. Ia hanya menyebut target tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini.

“Insya Allah bisa berkantor tahun ini,” ujarnya singkat.

Dalam kesempatan terpisah, Basuki kembali menyatakan optimisme terkait rencana tersebut. Ia menilai kesiapan fisik bangunan Istana Wakil Presiden sudah mendukung.

Rencana berkantornya Wakil Presiden di IKN menjadi bagian dari tahapan pemindahan pusat pemerintahan ke Nusantara. Selain kesiapan infrastruktur, proses ini juga bergantung pada dukungan fasilitas kerja, hunian, serta kesiapan operasional di kawasan ibu kota baru.

“Terkait kabar dari rencana Wapres mau berkantor di IKN, saya kira itu baru bocoran, baru perencanaan, dan baru persiapan. Jadi saya sih berharap itu terjadi, Beliau bisa berkantor di IKN. Berharap tahun ini sudah bisa berkantor di IKN karena gedungnya (Istana Wakil Presiden) sudah rampung,” terangnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.