PENAJAM PASER UTARA – Pembangunan gedung baru SMA Negeri 8 Penajam Paser Utara (PPU) resmi dimulai melalui peletakan batu pertama di Jalan Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kamis (9/7/2026).
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) yang didanai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Peletakan batu pertama dihadiri Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Margono Hadi Sutanto, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur Armin, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Kaltim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga PPU, kepala SMAN 8 PPU, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten PPU, Ketua Komite SMAN 8 PPU, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Margono mengatakan pembangunan gedung baru merupakan upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten PPU.
“Program revitalisasi sekolah yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, modern, serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini dan masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, komite sekolah, serta seluruh pihak yang mendukung terealisasinya pembangunan tersebut.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan memerlukan dukungan bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Karena itu, ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dengan mengutamakan mutu pekerjaan dan keselamatan kerja.
“Saya berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya, serta mengutamakan keselamatan kerja sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten PPU yang telah menyiapkan sekaligus menghibahkan lahan untuk pembangunan gedung SMAN 8 PPU.
Saat ini, kegiatan belajar mengajar SMAN 8 PPU masih menempati gedung bersama SMP Negeri 21 PPU dan SD Negeri 038 Penajam.
Armin menilai sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi faktor penting dalam meningkatkan layanan pendidikan.
“Harapan kami sejalan dengan yang disampaikan Staf Ahli Bupati, yaitu terus membangun kolaborasi dan sinergi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim tidak mungkin bekerja sendiri. Peserta didik yang akan menikmati fasilitas ini adalah anak-anak Penajam Paser Utara,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan gedung baru dapat rampung pada akhir 2026 sehingga segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pembangunan gedung SMAN 8 PPU ditandai dengan peletakan batu pertama oleh jajaran Pemerintah Kabupaten PPU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama.
“Sehingga dukungan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan masyarakat sangat diperlukan,” tutupnya.
Penyunting: Robbi Lalat



