Perbaikan Jembatan Merah Putih Babulu Laut Dipercepat, Polairud PPU Cek Kesiapan Material

Penajam Paser Utara – Perbaikan Jembatan Merah Putih di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) didorong untuk segera dilaksanakan. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menunjang mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah pesisir.

Kerusakan yang terjadi sebelumnya berdampak pada aktivitas masyarakat, sehingga percepatan penanganan menjadi prioritas. Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres PPU melakukan pengecekan langsung terhadap material perbaikan di lokasi.

Kegiatan ini dipimpin Kanit Gakkum Satpolairud, Suharyoso, didampingi Kasubnit Tindak Mahfirman, serta melibatkan Kepala Desa Babulu Laut Sahudi bersama perangkat desa dan personel Satpolairud. Pengecekan difokuskan pada ketersediaan bahan dan kesiapan teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Langkah tersebut dilakukan guna meminimalkan hambatan di tahap awal pelaksanaan, sehingga proses perbaikan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.

Selain aspek teknis, Polairud juga membangun komunikasi dengan masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan dukungan terhadap proses perbaikan.

Kapolres PPU, Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Polairud Abiyantoro, menegaskan keterlibatan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga:   Kelurahan Petung Dorong Kemandirian Perempuan Lewat Pelatihan Membatik

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat. Kami memastikan setiap tahapan berjalan optimal, mulai dari kesiapan material hingga pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian perbaikan sekaligus menjaga kepercayaan publik.

Jembatan Merah Putih selama ini menjadi jalur penghubung utama bagi aktivitas ekonomi warga, termasuk distribusi hasil perikanan dan kebutuhan pokok. Kerusakan jembatan sempat menghambat mobilitas serta meningkatkan risiko keselamatan pengguna.

“Dengan kesiapan material dan dukungan masyarakat, perbaikan jembatan diharapkan segera rampung dan kembali berfungsi optimal,” pungkasnya.

Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.