Penajam Paser Utara – Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), Andreas Alek Danantara, turun langsung meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di TK Kemala Bhayangkari, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Selasa (31/3/2026), guna memastikan kualitas gizi dan distribusi makanan berjalan sesuai standar.
Kunjungan kerja yang dimulai pukul 08.30 WITA itu turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang PPU Ayu Alek Danantara, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Mariyani Awan, Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo, Kepala SPPG Polres PPU Yoggie Adjie Nugroho, jajaran Bhayangkari, tenaga pendidik, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Andreas melakukan pengawasan langsung terhadap proses pendistribusian makanan kepada siswa. Ia memastikan aspek kebersihan, kandungan gizi, serta ketepatan sasaran penerima berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Sebanyak 35 porsi kecil dan 4 porsi besar didistribusikan kepada siswa. Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam katsu sebagai sumber protein, tumis buncis dan wortel, tahu sebagai tambahan protein nabati, serta buah pisang sebagai pelengkap nutrisi.
Selain penyaluran makanan, kegiatan juga dikemas secara edukatif dan interaktif. Kehadiran tokoh hiburan anak turut menciptakan suasana ceria, sehingga siswa lebih antusias mengikuti kegiatan dan menikmati makanan yang disediakan.
Andreas menegaskan program MBG merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang. Kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh optimal, baik secara fisik maupun kognitif,” ujarnya.
Pihak TK Kemala Bhayangkari menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polres PPU. Program ini dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan siswa, tetapi juga mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan lingkungan pendidikan.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai pada pukul 10.30 WITA. Pelaksanaan MBG di lingkungan pendidikan menjadi bagian dari upaya lintas sektor dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Pengawasan langsung oleh aparat kepolisian menunjukkan peran aktif institusi dalam mendukung program sosial yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Bhayangkari, tenaga pendidik, hingga masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
“Selain meningkatkan asupan gizi anak, program MBG juga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga serta menanamkan kesadaran pentingnya pola makan sehat sejak dini,” tutupnya.
Penyunting: Robbi Lalat




